2016-09-13

DI Banyuwangi menjelang Idul Adha selalu terjadi 'Mepe Kasur' (menjemur kasur) massal. Sebuah tradisi yang diyakini bisa menolak bala dan menambah keharmonisan rumah tangga. Acara ini menciptakan 'Konser Kasur', karena para ibuibu memukul-mukul kasur dengan rotan yang mengeluarkan suara khas untuk menghilangkan debu yang dipercaya dapat menolak penyakit dan santet

Kiriman:
Hendro Wibowo, Jalan P Diponegoro 122 Kutoarjo 54212

2016-09-11

SAAT jualan kambing piaraan di pasar hewan, seorang warga Boyolali kesal karena harga penawarannya rendah. Ia pun pulang dan sesampainya di rumah kambingnya dimandikan kemudian dikalungi ketupat. Setelah itu, ternyata harga kambingnya tinggi. Bahkan pembeli memesan kambing-kambingnya untuk kurban.

Kiriman:
RKA Rozzaq Wijaya, RT 02 RW 01 Senepo Timur 75 Kutoarjo 54212

2016-09-10

PROFESI baru yang halal tapi menguntungkan kaum wanita muncul di Pucangan, Kartasura, yakni jasa 'cabut uwan' (cabut rambut ubanan) dan 'kerokan' dengan keliling kampung atau perumahan. Pencari rezeki seperti ini mampu meraih langganan dengan biaya Rp 20.000 perorang.

Kiriman:
Rhamadirya Khadifa, Perumahan Griya Kartika No A7 Pucangan, Kartasura

2016-09-09

SUATU sore di Jalan Srandakan, Bantul, ada pria nggenjot sepeda onthel yang selalu tersenyum lebar di sepanjang jalan. Setelah diamati, pria tersebut mengenakan kaos yang bagian belakangnya bertuliskan 'Alumni RSJ Pakem Tahun 1998- 1999'.

Kiriman:
Dwi Nuryati, Nuryati, Dukuh Sukun RT 061 Patalan, Jetis, Bantul 55781)

2016-09-08

ORANG gila yang sering keluyuran di kawasan Kuncen, Wirobrajan, Yogyakarta, suatu saat berteriak-teriak kemudian duduk di pinggir jalan kampung. Seorang warga yang sedang menyapu jalan melihat si gila merobek-robek uang pemberian orang kampung dan mengatakan, "Nek kowe ora edan, nyuweknyuwek dhuwit wis dicekel polisi".

Kiriman:
Sutardjo, Patangpuluhan Gang Pamularsih No 46 Yogyakarta)

2016-09-05

NIAT melaksanakan ajaran agama dengan bersedekah, mendorong seorang warga Patangpuluhan Yogyakarta keliling cari orang miskin karena para tetangganya termasuk orang kaya. Orang miskin dan pengemis yang ditemui diberinya Rp 5.000-Rp 10.000. Saat lewat depan Kantor KR, ada orang pakaiannya compang-camping langsung diberi Rp 10.000. Tapi yang diberi justru marah dan merobek-robek uangnya sambil mengatakan, "Saya bukan orang melarat tahu!" Ternyata yang diberi duit bukan pengemis tapi orang gila.

Kiriman:
Subagya, Jalan Sri Kaloka No 7 Bugisan Patangpuluhan Wirobrajan Yogyakarta

2016-09-05

SAAT capek dan ngantuk,seorang pemijat tunanetra di Banguntapan Bantul, diorder memijat. Semula yang dipijat mengajak bercakapcakap, tapi kemudian terdiam dan si pemijat yakin yang dipijat keenakan dan tertidur. Si pemijat yang juga menahan kantuk akhirnya juga tertidur. Istri pasien tak kuat menahan ketawa ketika melihat suaminya dan pemijatnya tidur berdampingan, kemudian membangunkannya.

Kiriman:
Endah Setyaningsih, Wiyoro Lor RT 04 Baturetno, Banguntapan Bantul Yogyakarta 55197

2016-09-04

MENJELANG Idul Adha ini, banyak pedagang pasar tradisional di Kutoarjo menambah komoditi dagangannya dengan tusuk sate, arang, anglo, bumbu gule, pisau dan penggarangan. Meski sebelumnya tak menjual barangbarang tersebut, ternyata laris manis.

Kiriman:
Aris Irianti, SMPN 3 Purworejo, Jalan Mardi Husodo 3 Kutoarjo 5421

2016-09-02

PERAYAAN HUT ke-71 RI di Pedukuhan Siluk 1 Selopamioro, Imogiri, Bantul, dimeriahkan balap karung yang diikuti anak-anak. Tapi peserta harus jalan jongkok, karungnya diikat di tubuh dan kepalanya mengenakan helm. Penonton tertawa karena kebanyakan peserta tak tahu ke mana arah finisnya.

Kiriman:
Michael Recky, Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin IST Akprind, Jalan Kalisasak Balapan Yogyakarta

2016-08-30

MENYAMBUT HUT ke-71 RI, di perempatan Selatan Alun-alun Banyumas muncul tulisan "Proklamasi... Kami Optik Havana Menyatakan Diskon 50% untuk Pembelian Frame Kacamata dalam Bulan Agustus"

Kiriman:
Yuwono, Gg Sudirman 77 Sudagaran, Banyumas 53192

2016-08-28

KARNAVAL peringatan HUT ke-71 RI di Gombong diikuti RT-RW sekecamatan Gombong. Peserta dari RW 04 yang cuma empat orang, seluruh tubuhnya dibrom dan tangannya pegang senapan bagai pejuang kemerdekaan. Mereka tak bergerak karena diwajibkan jadi patung selama diarak. Cuaca saat itu panas, sehingga ada 'patung' yang minum air mineral. Tapi rekannya yang masih patuh jadi patung matanya melirik ke rekannya yang 'murtad' jadi patung, sehingga penonton tertawa

Kiriman:
Slamet Argani, Jalan Dewi Sartika 522 Kauman, Gombong Kebumen 544

2016-08-26

PENTAS 'Wayang Golek Humor' memeriahkan HUT ke-71 RI di Gamping, Sleman menyuguhkan adegan penuh tawa bagi penonton. Bahkan terjadi ledakan tawa yang keras ketika ada pemain terjatuh telentang, padahal jatuhnya pemain itu di luar skenario, melainkan jatuh sungguhan.

Kiriman:
Agus Maryadi MD , Kajor RT 03/RW 01 No 136 Nogotirto, Gamping, Sleman

2016-08-24

DI era perjuangan kemerdekaan, kalau anak-anak sedang bermain di halaman bisa bubar dan pulang ke rumah jika ada yang menggoda dengan berteriak, "Ana Landa.... (Ada Belanda). Tapi sekarang kalau ada turis bule, dari Belanda sekalipun, justru anak-anak sering melambaikan tangan sembari bilang "Halo...!"

Kiriman:
Suratmin, Kedungombo RT 001/RW 001 Candirejo, Borobudur, Magelang 56553

2016-08-23

SEORANG warga Kulonprogo kaget ketika lewat sebuah jalan tengah bulak yang sepi di Bantul, karena di tempat itu ada warung yang terang-terangan pasang spanduk bertulisan WTS. Tapi jika diusut, ternyata WTS singkatan dari 'Warung Tengah Sawah'. (Kiriman: Sri Hartana SPd, SD Negeri Ngentakrejo, Lendah, Kulonprogo)

Kiriman:
Sri Hartana SPd, SD Negeri Ngentakrejo, Lendah, Kulonprogo

2016-08-20

SEORANG nenek di Tegalrejo, Cilacap, ngomel sendirian saat mengisi TTS, karena biasanya dibantu cucunya. Tapi si cucu asyik nguber monster di Pokemon Go. Akibatnya, penulisan jawaban lama selesainya, karena kesulitan dan penglihatannya sudah kabur. Situasinya lain jika sang nenek mengisi TTS, tapi si cucu tak main Pokemon. (Kiriman : Ani Sumijatun, Jalan Blekok No 238 Tegalrejp RT 02/RW II Cilacap 53213)

Kiriman:
Ani Sumijatun, Jalan Blekok No 238 Tegalrejp RT 02/RW II Cilacap 53213

BERITA LOKAL

SERBA SERBI