Olahraga Agregasi    Jumat, 07 Desember 2018 / 23:26 WIB

Lima Atlet Bulutangkis Indonesia Masuk Nominasi BWF Player of The Year 2018

GUANGZHOU, KRJOGJA.com – Sebanyak lima wakil Indonesia masuk nominasi BWF Player of The Year 2018. BWF Player of The Year merupakan penghargaan tahunan dari federasi bulutangkis dunia berdasarkan pada prestasi atlet sepanjang tahun. Pemenang penghargaan akan dipilih oleh BWF Awards Commission.

Bahkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, kembali menjadi kandidat kuat meraih penghargaan tersebut di nomor tunggal putra. Selain duo Minions, Pemain ganda putri Apriyani Rahayu masuk nominasi dalam kategori Eddy Choong Most Promising Player of The Year. Pebulutangkis berusia 20 tahun yang berpasangan dengan Greysia Polii ini merupakan juara India Open 2018 Super 500 serta Thailand Open Super 300.

Apriyani dan Greysia juga meraih medali perunggu di nomor perorangan dan beregu di ajang Asian Games 2018. Indonesia menempatkan dua wakil sebagai nominasi most promising athlete of the year. Selain Apriyani, pemain tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung juga masuk nominasi.

“Tahun lalu saya dinominasikan di kategori yang sama, tapi belum bisa menang. Semoga tahun ini bisa menang. Perasaannya masuk nominasi tentu senang karena ada yang mengapresiasi saya, semoga bisa menambah motivasi saya agar dapat prestasi lebih baik lagi," kata Apriyani, melansir dari laman resmi PBSI, Jumat (7/12/2018).

“Kans untuk menang award? wah, saya rasa saingannya bagus-bagus semua. Apalagi dari Indonesia ada Gregoria juga,” sambungnya.

Sementara itu, pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting masuk dalam nominasi kategori Most Improved Player of The Year. Anthony yang kini duduk di peringkat sembilan dunia, merupakan peraih gelar Daihatsu Indonesia Masters 2018 dan China Open 2018. Ia juga meraih medali perunggu Asian Games 2018 di nomor perorangan dan beregu.

Pengumuman pemenang BWF Player of The Year akan dilakukan dalam acara gala dinner BWF World Tour Finals 2018 di Guangzhou, Tiongkok, pada Senin, 10 Desember 2018 pukul 18.30 waktu Guangzhou. (*)