DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 07 Desember 2018 / 17:11 WIB

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Datangi Sekolah

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Mendorong partisipasi pemilih pada pemilu 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul melaksanakan sosialisasi di sekolah-sekolah. Salah satunya dengan  program KPU goes to school di SMKN Saptosari. Melalui pelaksanaan sosialisasi di sekolah, siswa yang pada saat pemilu sudah memiliki hak pilih bisa menggunakannya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Upaya ini untuk mendorong peningkatan partisipasi pemilih. Untuk perekaman di sekolah masih terus dilakukan bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil),” kata Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani, Jumat (07/12/2018).

Diungkapkan, perekaman terus dilakukan baik untuk pemilih pemula, ataupun masyarakat yang memiliki hak pilih tetapi belum memiliki e-KTP. Untuk perekaman yang dilakukan menyasar sekitar 853 pemilih. Sehingga untuk daftar pemilih sampai sekarang masih terus berproses.

“Bahkan untuk Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP2) masih akan diplenokan di KPU kabupaten, Minggu (09/12/2018). “Sudah dikomunikasikan dengan partai politik untuk melakukan pencermatan daftar pemilih. Karena sebelumnya di KPU Gunungkidul sudah diplenokan DPTHP2 namun ditingkat pusat belum ditetapkan. Sehingga masih diberikan kesempatan untuk kembali dilakukan perbaikan,” imbuhnya.

Ahmadi menambahkan, perbaikan untuk daftar pemilih ini diberikan waktu selama 30 hari. Sudah dilakukan komunikasi dengan parpol. Sehingga KPU Gunungkidul akan kembali menggelar rapat pleno DPTHP2. Melalui pencermatan yang dilakukan, termasuk dengan parpol diharapkan pemilih yang belum masuk nantinya bisa diakomodir.

“Daftar pemilih ini memang sangat penting untuk pelaksanaan pemilu 2019. Serta untuk mendorong peningkatan partisipasi pemilih,” jelasnya. (Ded)