Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 07 Desember 2018 / 15:37 WIB

PBB Minta Perundingan Damai Yaman dan Houthi Terwujud

AMERIKA, KRJOGJA.com - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, meminta pihak yang bertikai di Yaman untuk terlibat dalam pembicaraan tanpa memaksakan prasyarat. Guteres mendesak para pihak yang bertikai untuk membuat kemajuan dalam agenda perundingan damai.

"Hal ini bisa dilakukan dengan mengedepankan fleksibilitas, memiliki itikad baik, dan tanpa prasyarat," tulis pihak PBB dalam pernyataannya.

Sekjen PBB mengimbau para pihak untuk mengosongkan Hodeida, kota pelabuhan yang dikuasai pemberontak. Hal ini dikarenakan, Hodeida adalah pintu masuk utama untuk bantuan kemanusiaan dan persediaan vital.

Pada pertemuan di Swedia, Menteri Luar Negeri Yaman menyerukan kepada para pemberontak Huthi untuk menarik diri dari Hodeida. Pihak Huthi pun menolak permintaan ini.

Pemerintah Yaman dan pihak pemberontah Al-Huthi memulai perundingan damai di Swedia. Diharapkan negosiasi kali ini berhasil setelah Griffiths meyakinkan kedua belah pihak semuanya akan berjalan lancar. (*)