Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 07 Desember 2018 / 15:20 WIB

Pilkades Serentak, Pemkab Sragen Siapkan Rp 1,6 Miliar

SRAGEN, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menganggarkan Rp 1,6 miliar untuk pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 167 desa yang akan digelar 2019 mendatang. Anggaran yang dititipkan di Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Sragen ini sifatnya hanya bantuan untuk pelaksanaan pilkades.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sragen, Dwiyanto, kepada wartawan Jumat (7/12) mengatakan, selain di Bagian Pemdes, ada juga alokasi dana Rp 300 juta untuk kegiatan pengamanan pilkades di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sragen. 

Menurut Dwi, anggaran bantuan pelaksanaan pilkades itu akan dibagi menjadi Rp 40 juta per desa. "Jumlah desa yang akan menyelenggarakan pilkades ada 167 desa. Tahapannya belum diputuskan tetapi rencananya setelah Pemilu 2019," ujarnya.

Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Sragen, Sutrisno, mengatakan para kades meminta Bagian Pemdes Setda Sragen segera menjadwalkan pilkades setelah Pemilu 2019 tapi diminta tidak terlalu jauh jarak waktunya. Hal ini agar kekosongan jabatan kades tidak terlalu lama. 

"Ada kades yang habis masa jabatannya pada Oktober lalu dan ada yang habis pada Desember ini, sehingga saat ini diisi Plt. Kalau terlalu lama, kasihan warga karena pelayanan menjadi terganggu," jelasnya.

Bagi kades yang akan purna tugas, jelas Sutrisno, harus membuat laporan akhir masa jabatan (AMJ) maksimal lima bulan sebelum masa baktinya berakhir. "Dengan ketentuan AMJ itu kalau pelaksanaan pilkades setelah Pemilu 2019 bisa saling menyesuaikan. Saya sendiri yang habis masa jabatan pada April 2019 sudah membuat AMJ pada Oktober lalu. AMJ saya sudah selesai," tandasnya. (Sam)