Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 07 Desember 2018 / 11:11 WIB

Dana Otonomi Khusus Papua Masih Dibutuhkan

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan dana otonomi khusus (otsus) Papua perlu dilanjutkan karena masih dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Namun, perlu ada evaluasi soal penggunaan dananya.

Diketahui, dana otsus untuk Papua dan Aceh akan berakhir pada 2021. Sebelumnya, Komite I DPD RI juga meminta kepada pemerintah untuk memperpanjang masa berlakunya dana otsus.

"Kemendagri memandang perlu agar dana otsus masih perlu dilanjutkan di Papua, tidak harus bentuk bantuan baru," ucap Tjahjo.

Kendati begitu, menurut dia, manajemen dana otsus masih perlu dievaluasi secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Hal itu bertujuan agar penggunaan dana otsus lebih tepat sasaran.

"Penggunaan dana otsus, sesuai kewenangannya sudah ada institusi yang melakukan pengawasan baik internal pemerintah [inspektorat daerah dan BPKP] maupun eksternal pemerintah [BPK]," ucapnya.

Tjahjo mengatakan efektivitas penggunaan dana otsus dapat terlihat dari angka pertumbuhan kesehatan, ekonomi, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Papua di kementerian atau lembaga terkait.

"Tentunya berkaitan dengan outcome suatu program yang dalam hal ini akan nampak dari angka-angka statistik pada K/L (kemenetrian/lembaga0 terkait yang menunjukan progres dari tahun ke tahun," ucapnya. (*)