DIY Editor : Danar Widiyanto Kamis, 06 Desember 2018 / 19:10 WIB

20 Orang Tewas di Nduga, Jokowi Tegaskan Pembangunan Papua Terus Berjalan

YOGYA, KRJOGJA.com - Presiden Joko Widodo menegaskan pembangunan di wilayah Papua akan terus berjalan meski sempat terjadi insiden yang menewaskan 20 orang di Kabupaten Nduga Papua 3 Desember 2018 lalu. Pemerintah telah memerintahkan TNI-Polri untuk menyisir menangkap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menjadi dalang dibalik pembunuhan tersebut. 

Di hadapan para santri dalam agenda Milad 1 Abad Muallimin-Muallimaat Kamis (6/12/2018) Presiden menegaskan bahwa kejadian di Nduga tak menyurutkan niat pemerintah untuk membangun tanah Papua. Menurut dia, pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia sangat diperlukan untuk memastikan intergasi wilayah Indonesia yang mencapai total 17 ribu pulau. 

“Kejadian di Nduga tidak menyurutkan kita membangun Papua, karena dari Sabang sampai Merauke perlu kita bangun sehingga terkoneksi. Orang Aceh harus kenal orang Papua dan begitu juga yang lain karena kita dilahirkan dengan perbedaan dan itu anugerah yang harus benar-benar kita sadari bersama,” ungkapnya. 

Sementara terkait jumlah korban yang jatuh akibat pembantaian di Nduga, Presiden mengatakan bahwa saat ini jumlahnya mencapai angka 20 orang. “Seturut kabar dari Panglima TNI terakhir ada 20 korban meninggal dunia, Inalilahiwainalilahirojiun,” ungkap Jokowi dengan nada tak terburu-buru. 

Sebelumnya diberitakan para pekerja dari PT Istaka Karya disandera KKB di Nduga Papua. KKB menembaki para pekerja di mana 20 orang meninggal dunia akibat kejadian tersebut sementara sebagian selamat setelah pura-pura mati terkapar di tanah. 

Kini TNI-Polri terus melakukan operasi terpadu untuk mengamankan wilayah yang jadi salah satu proyek Trans Papua tersebut. (Fxh)