Jateng Editor : Agus Sigit Rabu, 05 Desember 2018 / 19:35 WIB

Purworejo Terbaik Kedua Dalam Pencegahan Korupsi

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Kabupaten Purworejo dinobatkan sebagai daerah terbaik kedua dalam pencegahan korupsi di Indonesia, di bawah Kabupaten Boyolali. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai sistem yang dijalankan pemkab meminimalkan ruang untuk terjadinya praktik korupsi.

Menurut Kabag Humas Setda Purworejo Agus Ari Setiyadi, KPK melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan kabupaten di seluruh Indonesia. "Termasuk di Purworejo, pengawasan dilakukan dan kami menjaga dengan jalan menerapkan sistem pemerintahan bebas korupsi," tuturnya kepada KRJOGJA.com, Rabu (5/12).

Faktor yang membuat keberhasilan pencegahan korupsi Purworejo menjadi perhatian pemerintah pusat antara lain perencanaan penganggaran yang telah terintegrasi. Agar sesuai aturan, katanya, perencanaan memasukan analisa standar harga (ASB) dan standar satuan harga (SSH) sebelum musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).

Selain itu, pokok-pokok pikiran DPRD sudah diinput sebelum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). "Sehingga setelah RKPD ditetapkan tidak ada lagi kegiatan tambahan di tengah jalan," katanya.

Penghargaan tersebut ditandai dengan diundangkan Kabupaten Purworejo dalam peringatan Hari Korupsi Sedunia (Hakordia) yang diselenggarakan KPK di Jakarta, Selasa (4/12). Purworejo diundang bersama tiga kabupaten lain yang memperoleh peringkat terbaik dalam pencegahan korupsi.

Dalam kegiatan tersebut, Purworejo membuka stan yang diisi beberapa potensi daerah dan sistem pelayanan publik. Selain pameran, KPK menyelenggarakan konferensi nasional pemberantasan korupsi, lelang barang rampasan dan gratifikasi, International Business Integrity Conference, pameran antikorupsi, seminar, festival media digital pemerintah dan ajang penghargaan LHKPN.

Pejabat Purworejo hadir dalam peringatan tersebut antara lain Bupati Agus Bastian SE MM, Inspektur Drs Achmad Kurniawan Kadir, Kepala Bappeda Drs Pram Prasetya Ahmad MM dan Kepala BPPKAD Dra Woro Widyawati. (Jas)