Jateng Editor : Agus Sigit Rabu, 05 Desember 2018 / 20:46 WIB

DMI Tolak Politisasi Masjid

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Purworejo menolak politisasi masjid. Termasuk pemberian berbagai sumbangan untuk masjid yang berbau politik baik dari calon anggota legislatif  (Caleg) maupun lainnya agar tidak diterima.

Pernyataan ini juga didukung para takmir masjid yang dituangkan dalam deklarasi DMI di pendapa rumah dinas bupati setempat. “Pertimbangkan baik buruknya jika ada caleg maupun politisi lainnya yang akan memberikan sumbangan kepada masjid, dalam bentuk apapun. Saya setuju untuk tidak diterima daripada bermasalah dikemudian hari,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Purworejo Drs H Bambang Sucipto MPdI, Rabu (5/12).

Diakui, dalam kondisi seperti sekarang ini, dimana para caleg sedang gencar-gencarnya mencari dukungan, tidak menutup kemungkinan juga akan datang ke masjid-masjid. Mendekati jamaah, takmir atau pengurus masjid lainnya dengan menawarkan bantuan. “Jangan sampai kita menerima bantuan, namun setelah caleg yang bersangkutan tidak jadi, bantuan ditarik kembali,” tandasnya.

Pada kesempatan itu Ketua DMI Purworejo H Muslikhin Madiani MSi mengatakan bahwa program DMI akan terus berjalan sesuai dengan program pusat. Termasuk manajemen masjid. “Manajemen masjid ini akan kita lombakan,” katanya seraya menambahkan, DMI juga akan memberikan berbagai bantuan untuk pembenahan masjid atau musala yang rusak dan kegiatan lainnya. (Nar)