Jateng Editor : Agus Sigit Rabu, 05 Desember 2018 / 20:35 WIB

Anggota TNI Yang Terlibat Narkoba Akan Dipecat

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Sanksi tegas akan diberlakukan kepada anggota TNI yang terlibat dalam peredaran ataupun penyalahgunaan narkoba, yakni pemecatan. Upaya pencegahan bahaya narkoba kepada anggota TNI giat dilakukan, antara lain dengan penyuluhan serta tes narkoba di internal anggota.

Dandim 0724/Boyolali Letkol kav Herman Taryaman, melalui Kepala Staf Kodim 0724/Boyolali, Mayor Inf Handoko Setyobudi, di sela penyuluhan bahaya narkoba dan tes urine kepada anggota Kodim 0724/Boyolali, Rabu (5/12) menjelaskan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba di kalangan anggota TNI merupakan suatu pelanggaran yang sangat fatal. Sehingga bentuk sanksi atas pelanggaran tersebut pun dikenakan sanksi maksimal.

“Sanksi bagi anggota yang bermain dengan narkoba adalah pecat,” tegasnya.

Sebagai upaya pencegahan, Kodim 0724/Boyolali pun melakukan upaya preventif, diantaranya dengan melakukan tes urine dan penyuluhan tentang bahaya narkoba. Dalam tes yang dilakukan, dari sebanyak 30 anggota yang urinenya diperiksa, semuanya negatif.

“Anggota TNI juga didorong untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba,” katanya.

Ditegaskannya, langkah preventif akan terus dilakukan di lingkungan Kodam V/Diponegoro, terutama di lingkungan Korem Korem 074/Warastratama dan Kodim 0724/Boyolali, dengan menggalakkan Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Sehingga keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba bisa diminimalisir dan diberantas seluruhnya. (Gal)