Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 06 Desember 2018 / 09:25 WIB

DPD Partai Golkar Sukoharjo Temukan 975 Pemilih Ganda

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - DPD Partai Golkar Sukoharjo menemukan sebanyak 975 pemilih ganda pada Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2. Temuan tersebut sangat mengejutkan karena sudah seharusnya tidak perlu terjadi. Hasil temuan disampaikan langsung pengurus partai ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo.

Ketua DPD Partai Golkar Sukoharjo Giyarto, Rabu (5/12) mengatakan, temuan 975 pemilih ganda merupakan hasil temuan dari pengurus DPD Partai Golkar Sukoharjo terhadap DPTHP 2 KPU Sukoharjo. Pengurus DPD Partai Golkar Sukoharjo melakukan penelusuran data pemilih yang akan digunakan pada pemilu 2019 setelah melihat ada protes dari Bawaslu kepada KPU Sukoharjo saat rapat pleno penetapan DPTHP. 

Setelah dilakukan penelusuran ternyata DPD Partai Golkar Sukoharjo menemukan 975 pemilih ganda. Hal itu membuat kaget pengurus partai mengingat data KPU Sukoharjo seharusnya sudah valid karena beberapa kali telah diperbaiki. 

DPD Partai Golkar Sukoharjo atas temuan tersebut kemudian menyampaikan secara resmi ke KPU Sukoharjo untuk ditindaklanjuti. Sebab masih ada waktu untuk memperbaiki data sebelum pelaksanaan pemilu digelar April 2019 mendatang.

"Data yang kami telusuri dan kami cermati sampai akhirnya menemukan data pemilih ganda berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama dan Nomor Kartu Keluarga (KK). Hasilnya memang kami menemukan 975 pemilih ganda," ujarnya.

Berdasarkan data temuan pemilih ganda pemilu milik DPD Partai Golkar Sukoharjo diketahui ada 439 orang laki laki dan 536 perempuan. Jumlah tersebut kemungkinan besar masih bisa mengalami perubahan baik berkurang maupun bertambah. Sebab pencermatan data masih terus dilakukan oleh pengurus partai. (Mam)