DIY Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 05 Desember 2018 / 14:22 WIB

Lobster Dimusnahkan, Masyarakat Perlu Sosialisasi Satwa Dilindungi


WONOSARI, KRJOGJA.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul memusnahkan barang bukti yang teklah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman kantor, Rabu (05/12/2018). Barang tersebut diantaranya narkotika, psikotropika, trenggiling, lobster dan minuman keras. Pelaksanaan pemusnahan barang bukti dihadiri Polres Gunungkidul, Pengadilan Negeri dan undangan. 

"Pada kesempatan ini ikut dimusnahkan barangbukti satwa trenggiling yang sudah mati. Memang ketidaktahuan masyarakat akan satwa dilindungi tersebut menjadi penyebab. Ke depan akan ditingkatkan sosialisasi di lapangan,” kata Kepala Kejari Gunungkidul Asnawi Mukti MH.

Semula lima satwa trenggiling ini ketika diamankan masih dalam keadaan hidup. Namun ketika dititipkan di Stasiun Flora Fauna Bunder Gunungkidul mengalami stress dan berkelahi. Hingga akhirnya kelima ekor trenggiling mati. Satu telah dikubur oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta dengan berita acara penguburan sehingga 4 ekor yang dimusnahkan di Kejari Gunungkidul. 

Selain itu terdapart 47 butir alprazolam, 1 plastik sabu, alat hisap dan plastic sabu sebesar 0,073 gram.Juga dimusnahkan 2.199 butir pil trihexypenidil, 16 butir reklona, 14 butir berlogo Y, 47 butir pil warna putih. “ Bersamaan juga dimusnahkan 3 ekor undang jenis lobster dan satu set alat tangkap jarring,” imbuhnya. (Ded)