DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 05 Desember 2018 / 09:54 WIB

Muara Sungai Progo jadi Persinggahan Burung Migrasi

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Untuk menggugah kecintaan masyarakat luas terhadap keberadaan burung khususnya di kawasan perairan, sekaligus untuk melengkapi data jenis persebaran burung yang sering singgah di wilayah DIY, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta menggelar Birdrace dan Pengamatan Burung Migrasi atau Birdrace di kawasan Muara Sungai Progo, Pantai Trisik Kecamatan Galur, Kulonprogo, Sabtu-Senin (01-40/12/2018). Birdrace diikuti 50 tim pengamat burung dari berbagai daerah di Indonesia.

Panitia Birdrace sekaligus Petugas BKSDA Yogyakarta, Andie Chandra Herwanto mengatakan, upaya pengamatan petugas dan peserta ternyata tidak sia-sia. Selama empat hari tersebut nampak ribuan jenis burung beterbangan, di antaranya ada yang mencari makan.

”Biasanya di tempat ini burung yang datang untuk mencari makan. Burung-burung tersebut singgah sementara waktu bahkan sampai berkembang biak. Muara Sungai Progo selama ini merupakan salah satu kawasan yang sering disinggahi berbagai jenis burung migrasi,” ujarnya.

Dengan menggunakan peralatan, teropong, kamera dan peralatan khusus, petugas dan peserta mengamati burung dari kejauhan. Mereka mengamati seluruh aktivitas burung migrasi di sekitar muara Sungai Progo.

Dalam Birdrace, tambahnya, peserta harus menyertakan gambar sket nama dan jenis burung hasil pengamatan mereka. ”Peserta mengemas hasil pengamatan mereka dalam bentuk makalah,” ujarnya.

Panitia berharap kegiatan tersebut bisa mengasah kemampuan para pengamat. Sementara dari sisi BKSDA, menambah list data untuk pengelolaan keanekaragaman hayati khususnya burung-burung air.

”Melihat dari potensi keragaman burung, muara Trisik memang cukup tinggi, ada beberapa catatan penting. Muara Sungai Progo memang salah satu perlintasan burung migran yang beberapa bulan terakhir melakukan migrasi dari Asia Utara ke daerah tropis menghindari musim dingin dan survive,” tutur Andie Chandra Herwanto.

Hasil pengamatan didapati berbagai jenis burung migrasi seperti Dara Laut Jambul Besar, Trinil, Blibis Kecil, Biru Laut dan Kuntul hingga Kedidi. Seluruh aktivitas dan perilaku burung migrasi diamati secara detail kemudian hasilnya dilaporkan ke BKSDA.

Peserta Birdrace Muhammad Robby Pratama mengaku senang bisa ikut. Selain bisa menyalurkan hobi juga menambah pengalaman sekaligus menunjang kurikulum pelajaran. ”Sejauh ini yang unik burung migran karena jarang, paling setahun sekali. Di sini jadi kawasan penting bagi burung-burung migran seperti Dara Laut,” ujarnya. (Rul)