DIY Editor : Agus Sigit Selasa, 04 Desember 2018 / 21:41 WIB

Selamatkan Ponakan, Teddy Tewas Tenggelam di Lava Bantal

BERBAH, KRJOGJA.com - Aliran sungai di Kawasan wisata Lava Bantal, Berbah Sleman membawa korban jiwa. Teddy Suhendra (29) Warga Kedulan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman tewas terseret arus sungai, Minggu (2/12) petang setelah berusaha menyelamatkan keponakannya, Yusuf (9) yang tenggelam saat mandi di sungai.

Seperti dilansir dari Harianmerapi.com, Kapolsek Berbah Kompol Agus Zaenudin kepada wartawan, Senin (3/12) mengatakan, sebelum kejadian, awalnya kedua korban bersama satu rekannya, Sudahyono (26) bermain di kawasan Lava Bantal. Sekitar pukul 17.30 WIB, Yusuf tertarik untuk mandi di pinggiran sungai.

“Korban bernama Yusuf yang tidak bisa berenang tidak tahu jika kali tempatnya mandi ternyata cukup dalam,” ungkap Kompol Agus Zaenudin. Baru beberapa saat nyemplung ke kali, Yusuf tenggelam dan berusaha meminta tolong. Melihat Yusuf berteriak minta tolong, korban Teddy bermaksud untuk menberikan pertolongan dengan terjun ke sungai. Namun karena sama-sama tidak bisa berenang, Teddy akhirnya ikut tenggelam dan terbawa arus sungai.

Teman korban yang melihat kejadian itu juga berusaha menolong kedua korban. Namun saksi hanya berhasil menyelamatkan korban Yusuf. Sedangkan Teddy hanyut bersama aliran sungai. Yusuf langsung dibawa ke bidan setempat, Suprapti untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Warga yang melihat kejadian itu langsung melakukan pencarian korban Teddy dengan menyisir sungai. Alhasil korban Teddy berhasil ditemukan selang sekitar 15 menit dari kejadian. Saat ditemukan kondisi Teddy tidak sadarkan diri kemudian dilarikan ke Rumah Sakit. Namun baru sampai ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong.

“Menurut keterangan dokter, korban meninggal dunia karena kemasukan air pada saluran pernafasan hingga kehabisan oksigen,” jelasnya.

Sementara itu Daliman (53) warga setempat yang juga ikut melakukan evakuasi mengatakan, korban ditemukan masih di sekitar hanyutnya pertama kali. Selain itu saat kejadian, kondisi arus air juga tidak terlalu deras, sehingga korban tidak sampai terbawa arus.

“Saat kejadian sungai tidak banjir. Tapi lokasi korban tengelam memang sedikit dalam, sekitar 2,5 meter,” katanya.

Saat kejadian petugas yang berada di kawasan wisata Lava Bantal tidak mengetahui, pasalnya waktu kejadian sudah sore hari. “Awalnya ada orang berteriak meminta tolong, kemudian saya langsung lari dan berenang menolong untuk menyelamatkan. Hanya 1 anak (Yusuf) yang terlihat dan berhasil saya selamatkan. Sedangkan satunya itu (Teddy) hilang,” pungkasnya. (Shn/Harianmerapi.com)