DIY Editor : Danar Widiyanto Selasa, 04 Desember 2018 / 18:20 WIB

Agar Menarik, Guru Sejarah Dilatih Gunakan Aplikasi Digital

BANTUL, KRJOGJA.com - Pelajaran Sejarah seringkali menjadi pelajaran membosankan bagi siswa di sekolah, bukan karena membahas masa lalu yang sudah terjadi, melainkan lebih kepada kurangnya inovasi penyampaian bahan ajar. Dari fakta tersebut d'Topeng Kingdom Foundation mengenalkan aplikasi pembelajaran bernama 'History Online Course' kepada para guru sejarah dan memberikan pelatihan gratis.

"Diharapkan dengan workshop yang diberikan oleh tim IT dari d'Topeng Kingdom Foundation ini, nantinya pemberian informasi bahan ajar bagi siswa bisa lebih menarik sehingga materi yang diberikan bisa diserap dengan lebih baik," terang Founder & CEO Marcomm d'Topeng Kingdom Group, Elly T Halsamer disela workshop di arena pameran digital, hobbies dan creative food di Jogja Expo Center (JEC) Banguntapan Bantul, Selasa (4/12/2018).

Dijelaskan Elly, applikasi 'History Online Course' memiliki fitur-fitur pembelajaran yang menarik seperti audio, video dan fasilitas chat untuk berkomunikasi dengan siswa secara online. "Pembelajaran tatap muka di kelas memang masih dibutuhkan, tapi di era digital sangat perlu menghadirkan teknologi, apalagi generasi muda saat ini sangat dekat dengan teknologi digital," ujarnya.

Dalam pameran tersebut, d'Topeng Kingdom Foundation juga mengenalkan museum terbarunya yakni History of Java Museum yang berlokasi di Jalan Parangtritis Km 5,5 Sewon Bantul. Menurut Elly, History of Java Museum ini adalah museum berbasis IT dengan fasilitas lengkap baik untuk pengelolaan display koleksi maupun sarana pendukung lainnya. 

History of Java Museum dilengkapi dengan teknologi Augmented Reality pada board edukasinya juga menyediakan kampung selfie Mataraman dan fasilitas theater 4D. Museum bernuansa digital ini menampilkan 40 wahana yang terbagi dalam lima zona. Di museum tersebut ditampilkan cerita sejarah pulau Jawa berikut aneka kebudayaannya dengan berbagai medium digital. (Dev)