Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 03 Desember 2018 / 17:13 WIB

Bagikan Sembako, Bawaslu Kaji Pelanggaran Pemilu

 

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Bawaslu Boyolali melakukan kajian atas laporan dugaan pelanggaran Pemilu atas pembagian sembako seorang Caleg untuk pemilihan legislatif DPRD Tingkat II di Kecamatan Nogosari.

Ketua Bawaslu Boyolali, Taryono, Senin (3/12) menjelaskan, hari ini pihaknya mendapat laporan dari seorang warga adanya pembagian sembako di Kecamatan Nogosari pada Sabtu (1/12) pekan kemarin. ‎Sembako berupa gula, teh, dan mie instan tersebut dibungkus dalam plastik dan disisipi stiker dengan profil partai dan foto seorang caleg. "Ada warga melihat sebuah mobil dan memberikan sembako pada warga. Kejadian tersebut terjadi saat tidak ada acara kampanye,"

Sebagai tindak lanjut, pihaknya langsung melakukan kajian dengan memeriksa tiga bungkus sembako dan beberapa saksi yang dibawa serta oleh pelapor. ‎Setelah melakukan kajian untuk menentukan syarat formil dan materiil dugaan pelanggaran, dalam 1x24 jam, laporan tersebut akan dibawa ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk dibahas. Sementara penanganan akan dilakukan selama tujuh hari.  "Aturannya seperti itu. Kalau waktunya kurang kita akan minta tambahan," (Gal)

Setelah melakukan kajian, bila laporan dugaan tersebut memenuhi unsur pelanggaran, pihaknya akan melakukan klarifikasi terhadap terlapor. Karena belum ada klarifikasi dan masih melakukan kajian, pihaknya masih belum bersedia mengungkap identitas terlapor."Dugaan pelanggaran tentang pemberian uang atau barang peserta kampanye diatur Pasal 523 ayat satu jucto ‎280 ayat 1 UU nomor Tahun 2017 tentang pemilu‎," (Gal)