DIY Editor : Agus Sigit Senin, 03 Desember 2018 / 09:24 WIB

Keren! Paket Wisata 'Social Tourism', Angkat Potensi Difabel

WATES, KRJOGJA.com - Cara untuk menyenangkan batin sungguh bermacam-macam mulai melakukan hal yang disukai hingga melakukan liburan atau berwisata. Di Kulonprogo, ada tur wisata menarik bagi wisatawan yang hendak menyenangkan hati sekaligus olah rasa pada sesama. 

Tur yang digagas salah satunya oleh Helios Satryo Aryo Dewo ini akan dilaksanakan 9 Desember 2018 mendatang dengan lokasi di kawasan Jatisarono Kulonprogo. Kepada KRjogja.com saat berbincang Senin (3/12/2018), Satryo pun menceritakan ide awal membuat konsep wisata sembari belajar kehidupan tersebut. 

Awalnya menurut dia, ide memadukan hal sosial dengan wisata ini muncul setelah beberapa waktu lalu mengajak keluarga dengan anak-anak berkebutuhan khusus untuk berwisata. “Saat itu mereka (keluarga dengan anak berkebutuhan khusus) meminta tolong untuk dipikirkan bagaimana nantinya anak-anak bisa memenuhi kebutuhan hidup sendiri karena kelak orangtuanya tak akan selalu ada,” ungkapnya mengisahkan. 

Bersama beberapa rekan Satryo lantas menemukan ide untuk membuat program berkelanjutan mengangkat potensi anak-anak berkebutuhan khusus dalam konsep wisata yang berbasis olah rasa. “Karena saya basisnya wisata, lantas mencoba apa yang bisa dipadukan agar membantu teman-teman di Jatisarono, kami coba membawa level wisata ke tingkatan berbeda memadukan olah rasa tapi tetap unsur wisata bagi peserta didapatkan,” sambungnya. 

Di sebuah paket wisata yang dijual dengan harga Rp 200 ribu untuk satu orang ini, peserta tur akan mendapatkan pengalaman begitu berharga yakni bersepeda berkeliling alam pedesaan dengan spot mengabadikan foto/video yang sangat epik. “Spesial, mengapa kami bilang mengangkat wisata ke tingkatan berbeda, peserta akan mengunjungi keluarga hebat yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk berbagi cerita dengan gembira. Nantinya peserta juga secara langsung bisa belajar membatik dari ibu-ibu hebat dan menyaksikan aksi seni anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkapnya lagi. 

Dari total dana Rp 200 ribu tersebut, nantinya separuh dari hasil akan diberikan pada Paguyuban Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus (IKLAS) sebagai bentuk dukungan riil bahwa tur tersebut bukan hanya beragenda wisata semata. “Nanti di sana teman-teman peserta juga bisa membeli produk-produk hasil karya ibu-ibu hebat, pasti bakal jadi pengalaman berharga dalam hidup,” pungkasnya. (Fxh)