Teriakan di Jalan Margautama, Ada Apa?

Vibatsoh Jandu Widagdo sedang diangkat oleh timnya dan bersiap terbang ke udara (Foto: Ardhike Indah)

YOGYA (KRjogja.com) - Kerumunan warga di sepanjang Jalan Margautama Kota Yogyakarta, terutama di kantor Kedaulatan Rakyat terdengar berteriak. Ada apa?

Ternyata, mereka sedang menyaksikan penampilan pemandu sorak dari SMP Maria Immaculata, Immex Cheers. Saat tiga anggota terlempar ke atas, ada penonton yang menyebut nama Tuhan dan ada pula yang membelalakkan mata.

Salah satu pelatih Immex Cheers, Nia Laurentia mengatakan tim yang berjumlah 15 orang ini selalu latihan dua kali dalam satu minggu. "Setiap hari Selasa dan Kamis kami latihan jam 14-16 di sekolah," ungkapnya saat ditemui KRjogja.com pada Minggu (4/9/2016). Nia menuturkan, latihan tersebut untuk membuat kompak masing-masing anggota tim. Kekompakkan tersebut akan memudahkan anggota tim yang akan jungkir balik di udara nantinya.

"Khusus flier atau penerbang, diutamakan beratnya yang lebih ringan dari anggota lain," tambah Nia. Flier-flier tersebut biasanya baru duduk di kelas 7 SMP dengan berat 30-40 kilogram saja.

Vibatsoh Jandu Widagdo, salah satu flier yang dilempar ke atas mengungkapkan dirinya sudah tidak takut dengan koreo seperti itu. Pasalnya, siswa kelas 8 tersebut sudah percaya dengan timnya.

"Saya sudah bergabung di Immex Cheers sejak kelas 7," tambahnya. Sama halnya dengan flier lain, Alexander Juan Bagaskara menuturkan dirinya berani lompat di udara padahal baru dua hari bergabung di tim pemandu sorak.

"Sudah biasa," ujar Juan singkat.

Jandu menambahkan, tim Immex Cheers akan tampil di kejuaraan nasional di Taman Mini pada bulan Oktober nanti. "Kami harus latihan lebih baik," tutup Jandu. (MG-04)

Tulis Komentar Anda