DIY Editor : Danar Widiyanto Senin, 19 November 2018 / 16:20 WIB

Kasus Kekerasan Seksual, Rektor UGM Temui Agni

SLEMAN, KRJOGJA.com - Penanganan kasus kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa UGM dengan penyintas yang juga mahasiswi kampus tersebut terus menjadi perhatian masyarakat. Pihak kampus pun serius melakukan tindaklanjut untuk mengusut tuntas kasus yang sebenarnya telah terjadi sejak Juni 2017 lalu. 

Kepala Bagian Humas UGM, Dr Iva Ariani mengatakan hingga Senin (19/11/2018) ada beberapa perkembangan yang telah dilakukan. Pihak universitas menurut dia telah menetapkan personil komite etik yang Surat Keputusannya ditetapkan hari ini. 

“Komite etik sudah ditetapkan termasuk personil-personilnya mungkin hari ini penetapan SK-nya. Polres Maluku dan Polda DIY sudah berkoordinasi dan dalam proses meminta keterangan dari pihak-pihak terkait,” ungkapnya pada wartawan Senin (19/11/2018). 

Iva juga mengatakan bahwa Rektor UGM Prof Panut Mulyono telah bertemu penyintas Agni (bukan nama sebenarnya) mahasiswi Fisipol UGM. “Rektor sudah bertemu penyintas didampingi psikolog dan salah satu teman penyintas. Kami pastikan penanganan kasus ini dilakukan secara serius,” tandas Iva. 

Sebelumnya, beberapa pihak meminta kampus UGM untuk serius menangani kasus kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa maupun tenaga pendidik. Pasalnya, diketahui kasus Agni bukan satu-satunya kekerasan seksual yang pernah terjadi di Kampus Biru tersebut. (Fxh)