Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 14 November 2018 / 12:22 WIB

36 Desa dan Kelurahan di Purworejo Bebas BABS

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Sebanyak 35 desa dan satu kelurahan di Kabupaten Purworejo dinyatakan bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Seluruh rumah tangga di desa-desa tersebut telah memiliki sarana jamban sesuai standar kebersihan.

Mereka mendapat sertifikat 'Open Defecation Free' yang diserahkan Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH. Yuli menegaskan gerakan bebas BABS merupakan usaha preventif meningkatkan kesejahteraan. 

"Dalam pembangunan kesehatan, kita harus introspeksi apa yang sudah kita capai. BABS merupakan salah satu persoalan dalam pembangunan kesehatan itu," tuturnya kepada KRJOGJA.com, Rabu (14/11).

Menurutnya, upaya menyehatkan bangsa selalu diawali dengan peningkatan kualitas hidup keluarga. Pemerintah mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Dua program nasional itu, katanya, menitikberatkan pada upaya promosi kesehatan masyarakat.  "Secara bersama, kita bangun kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas bangsa," tegasnya.

Untuk 36 desa dan kelurahan itu, lanjutnya, mereka telah berjuang membebaskan warganya dari BABS sejak beberapa tahun terakhir. "Tidak mudah mengajak karena bagi sebagian masyarakat, sudah BABS di kebun atau sungai sejak lama. Upayanya pelan-pelan, tetapi didukung dengan bantuan, akhirnya membuahkan hasil," terangnya. (Jas)