Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 09 November 2018 / 22:41 WIB

Pengacara Pengkritik Duterte Tewas Ditembak

FILIPINA, KRJOGJA.com - Benjamin Ramos, salah satu pengacara pengkritik Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, tewas ditembak orang tak dikenal saat meninggalkan kantornya. Ramos, salah satu pendiri organisasi National Union's People Lawyers, disebut tewas setelah tiga peluru menembus tubuhnya di depan kantornya pada Selasa malam.

"Kami sangat terkejut, hancur, dan marah atas pembunuhan terencana dan berdarah dingin terhadap kolega kami dan sesama advokat," ucap pemimpin National Union's People Lawyers, Edre Olalia.

Laporan awal kepolisian menyebut Ramos baru saja meninggalkan kantornya di dekat pusat Kota Kabankalan ketika seorang tak dikenal mengenakan sepeda motor menembaknya. Ramos dilaporkan tewas sesampainya di rumah sakit.

Ramos merupakan salah satu pengkritik yang vokal menentang kebijakan anti-narkoba Duterte karena dianggap sarat pelanggaran hak asasi manusia. Dalam kampanyenya itu, Duterte memberi kewenangan polisi membunuh terduga kriminal narkoba. (*)