Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 09 November 2018 / 19:13 WIB

Jasa Raharja Baru Santuni 38 Ahli Waris Korban JT-610

JAKARTA, KRJOGJA.com - PT Jasa Raharja (Persero) secara bertahap telah menyerahkan santunan kepada 38 ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh pada Senin (29/10/2018) lalu.  Lewat sepekan dari kecelakaan, per 7 November 2018, sebanyak 38 ahli waris korban yang telah teridentifikasi oleh DVI Mabes Polri telah mendapatkan santunan dari perseroan.

Sesuai Undang-undang Nomor 33 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2017, besaran santunan bagi korban meninggal dunia adalah Rp50 juta per ahli waris. Penyerahan santunan dilakukan melalui kantor cabang dan perwakilan Jasa Raharja yang tersebar di beberapa provinsi sesuai domisili tempat tinggal ahli waris.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Santunan untuk 11 ahli waris korban diserahkan melalui Kantor Cabang Jasa Raharja Bangka Belitung, tujuh orang ahli waris melalui kantor cabang Banten, dan 10 orang melalui kantor cabang DKI Jakarta.

Sisanya, santunan untuk empat orang diserahkan melalui Kantor Cabang Jasa Raharja Jawa Barat, dua orang melalui kantor cabang Sumatera selatan, dan masing-masing sebanyak satu ahli waris melalui kantor cabang Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Barat. "Jasa Raharja mendekatkan penyerahan santunan kepada ahli waris," ujar Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S.

Perseroan mengaku telah melengkapi 188 berkas administrasi ahli waris dari 189 penumpang pesawat dengan mendatangi tempat kediaman korban. Selain itu, informasi juga diperoleh berdasarkan hasil koordinasi dengan mitra terkait, antara lain data dari Posko BASARNAS Tanjung Priok, RS Polri Kramat Jati, Bandara Halim Perdana Kusuma, Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta dan Posko Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang.

Meski telah mengantongi 188 data lengkap keahliwarisan, lanjut Budi, penyerahan santunan dilakukan setelah perseroan memperoleh hasil identifikasi korban yang dikeluarkan oleh Tim DVI Mabes POLRI ke ahli waris. Budi berharap seluruh penyerahan dapat dilakukan dalam waktu dekat. (*)