Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 09 November 2018 / 04:19 WIB

Mentan Klaim Ada Kecurangan Pedagang

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mengendus praktik kecurangan yang dilakukan pedagang beras dengan mengenakan harga premium untuk beras dengan kualitas medium. Kementan mengklaim kondisi itu membuat harga beras di pasaran meningkat.

Amran Sulaiman, Menteri Pertanian mengatakan pihaknya telah mengambil beberapa sampel beras yang dijual dengan harga premium untuk dicek ke laboratorium. Hasilnya, kata Amran, terbukti hanya berkualitas medium.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Makanya saya imbau saudara, jangan ubah kalau memang premium ya premium, medium ya medium," ungkap.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57/M-DAG?PER/8/2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, harga eceran tertinggi (HET) beras berkualitas medium sebesar Rp9.450 per kilogram (kg) dan premium Rp12.800 per kg.

Melihat fenomena yang terjadi, Amran meminta satuan tugas (satgas) pangan untuk mengungkap kecurangan yang diklaim Amran telah merugikan masyarakat tersebut. Sejauh ini, Amran menyebut stok beras secara akumulasi dengan kualitas medium dan premium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) sebanyak 50 ribu ton dan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sebanyak 2,7 juta ton.

Sementara, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso menyampaikan beras medium yang beredar di pasaran seharusnya sudah mencapai 60 persen. Namun, kenyataannya 80 persen beras justru berkualitas premium. (*)