Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 09 November 2018 / 01:12 WIB

PENYERAHAN SUMBANGAN PEMBACA 'KR' DI SIGI

Lantai Masjid Baitul A'la Terbelah

SUBHANALLAH, lantai Masjid Baitul A'la di Dusun Lumpio Kelurahan Sidondo 4 Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah terbelah tepat di tengahnya, mulai tempat pengimaman sampai pintu utama tengah. Lebar rekahan sekitar 3 cm sehingga ketika di atasnya digelar karpet, sebagian masuk ke rongga rekahan.

Selain itu, di sebelah kanan depan ada rekahan lagi, tetapi menyamping sekitar tiga meter. Sedang di beberapa sisi dindingnya mengalami retak-retak. "Dampak gempa hebat 28 September lalu memang luar Nissan," kata Mariono, pengurus takmir saat KR menyerahkan bantuan 115 kg beras, 25 kg gula pasir dan 31 liter minyak goreng.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Mariono yang asli Muntilan ini rumahnya juga rusak parah. Temboknya miring, lantai juga pecah-oecah. "Semua rumah di sini rusak Pak. Yang langsung ambruk satu," kata pria yang sehari-hari menjadi petani.

Sedang rumah di kanan dan kirinya kerusakannya berbeda-beda. Ada yang sampai ambruk, ada yang kamar mandinya amblas beberapa centimeter, pondasi pagar bergeser posisi dan temboknya runtuh.

Lebih dari itu ada fenomena yang belum pernah terjadi, di banyak tempat keluar air bercampur pasir. Termasuk di dalam rumah Mariono. Hal ini berlangsung sekitar setengah jam. Kondisi ini diperkirakan pengaruh dari likuifaksi yang terjadi di Jono Oge Sigi Biromaru.

Akibat banyak tempat keluar air bercampur lumpur pasir, lingkungan menjadi tergenang air dan becek. Sementara malam itu tidak ada warga yang berani tidur di dalam rumah, karena takut terjadi gempa lagi. Akhirnya Masyarakat berkumpul di tempat-tempat yang agak tinggi dan tidak terjangkau air.

"Termasuk lingkungan sekitar masjid ini tergenang air, akhirnya kami tidur di tengah jalan itu yang agak tinggi, " kata Mariono. (Fie)