DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 09 November 2018 / 02:16 WIB

Polisi Bekuk Pembakar Lelaki Asal Bali

BANTUL, KRJOGJA.com - Kasus mayat lelaki yang ditemukan tewas terbakar dibagian kemaluan dan muka di Bumi Perkemahan Tunas Wirabakti Karanganyar Gadingharjo Sanden Bantul menemui titik terang. Korban diketahui bernama I Gede Suka Negara (52) asal Bali yang sudah satu setengah tahun lalu tinggal di Yogyakarta. Dalam kasus itu seorang ibu rumah tangga Ny Nr (32)  dan anaknya Jr (12) warga Tahunan Umbulharjo Yogyakarta sudah diamankan.

Hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui meninggal karena komplikasi. Setelah itu dibawa ke bumi perkemahan dengan diboncengkan motor oleh Ny Nr dan Jr. Tujuannya untuk dilakukan kremasi sesuai dengan adat Bali.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Kanit Buser Polres Bantul Ipda Supriyadi SH mengatakan Ny Nr dan korban sebelumnya sudah beberapa tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan. Namun dalam perjalanannya I Gede Suka Negara mengalami sakit komplikasi, jantung,  gula darah serta ginjal.

Karena penyakitnya makin memburuk,   Selasa (06/11/2018) sekitar pukul  19.00 WIB korban meninggal. Ny Nr sebenarnya hendak mengkremasi sesuai adat masyarakat Bali, namun ia tidak punya uang.

Maka malam harinya korban yang telah dalam kondisi meninggal dunia diboncengkan motor oleh Ny Nr menuju bumi perkemahan. Ny Nr mengajak anaknya, Jr untuk memegangi korban di belakang.

Setelah sampai, lelaki tersebut diletakkan di bawah pohon jambu dan diguyur bensin lalu dibakar. Dipilihnya bumi perkemahan lantaran bulan sebelumnya Jr menggelar kemah di kawasan itu.

“Korban sudah meninggal dan dibawa ke bumi perkemahan dengan diboncengkan motor. Maksudnya untuk dikremasi, karena tidak punya uang akhirnya dibakar pakai bensin,” ujarnya.

Usai membakar korban, Ny Nr dan Jr kembali kos di Tahunan Umbulharjo. Karena Jr diliputi rasa takut, akhirnya mereka berdua mencari penginapan di kawasan Parangtritis.

Setelah mayat ditemukan Rabu (07/11/2018) pagi dipimpin  Ipda Supriyadi SH, Tim Buser Polres Bantul melakukan penyelidikan di lapangan dan mendapat informasi jika pelaku berada di Parangtritis Kretek Bantul. “Kamis dini hari kami Ny Nr dan Jr kami amankan di sebuah hotel di Parangtritis. Tetapi Jr ini bukan anak hasil hubungan Ny Nr dan korban,” ujar Supriyadi, Kamis (08/11/2018).

Dijelaskan sesuai pengakuan Ny Nr, ia kenal dengan korban kurang lebih 1,5 tahun lalu lewat Facebook. Sejak perkenalan itu hubungan keduanya makin dekat dan akhirnya mereka  tinggal dalam satu kos selama tiga bulan terakhir tanpa ada ikatan suami istri.

Sementara hasil outopsi korban meninggal Selasa sekitar pukul 19.00 WIB sesuai dengan keterangan Ny Nr.  Dalam kasus itu polisi menyita barang bukti sepeda motor Honda Supra serta kaos yang dipergunakan untuk membungkus korban. (Roy)