Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 09 November 2018 / 08:55 WIB

Impor 70 Ribu Ton Jagung akan Didatangkan dari Argentina dan Brazil

JAKARTA, KRJOGJA.com - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) bakal mengimpor komoditas jagung sebanyak 70 ribu ton untuk tahap pertama. Paling lambat, puluhan ribu ton jagung itu ditargetkan masuk pada 20 Desember 2018.

Dalam surat resmi perusahaan yang diperuntukkan bagi eksportir jagung di laman resmi Perum Bulog tertuliskan bahwa undangan partisipasi pengadaan jagung hanya diperuntukkan bagi eksportir asal Argentina dan Brazil.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Surat itu ditandatangani oleh Direktur Pengadaan Perum Bulog Bacthiar pada Rabu (07/11/2018) kemarin. Dalam surat itu juga dituliskan proposal atau dokumen partisipasi itu paling lambat dikirimkan besok Jumat (09/11/2018).

Bachtiar menjelaskan untuk sisa jagung yang harus diimpor sebanyak 30 ribu ton akan diproses tak lama setelah 70 ribu ton jagung masuk ke Indonesia. Seperti diketahui, rapat koordinasi terbatas (rakortas) yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Bulog Budi Waseso, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pekan lalu memutuskan untuk mengimpor 100 ribu ton seiring dengan naiknya harga jagung.

Jagung impo rencananya akan disebar ke peternak kecil dan menengah yang biasanya beternak ayam petelur, bukan ayam pedaging. (*)