Jateng Editor : Agus Sigit Kamis, 08 November 2018 / 15:35 WIB

Kemarau Panjang, Pasokan Beras Boyolali Masih Aman

BOYOLALI, KRjogja.com – Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali, Bambang Jiyanto, Kamis (8/11) menjelaskan meski mengalami kemarau sepanjang tahun ini, pasokan beras di wilayah Boyolali masih aman. Produksi gabah kering giling di Kabupaten Boyolali sepanjang tahun 2018 diprediksi sejumlah 295.635 ton, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 275.073 ton. Angka tersebut diperoleh dari realisasi panen hingga Agustus 2018 yang mampu memproduksi gabah kering giling sebanyak 244.064 ton. Sisanya bulan September-Desember diasumsikan mampu memproduksi 51.571 ton.

Sementara untuk realisasi luas tanam sepanjang tahun ini yakni seluas 54.425 hektar, meningkat dari tahun sebelumnya seluas 54.233 hektar. "Di dua bulan terakhir ini curah hujan kecil, sehingga pertanamannya sedikit. Tetapi kita masih punya beras beras yang panen bulan sebelumnya," jelasnya. 

Diakuinya, target tanam tahun ini agak mundur, sebab pengaruh kemarau panjang. Namun hal tersebut tak mempengaruhi pasokan untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat Boyolali. 

Untuk tetap produktif meski kekurangan air irigasi, pihaknya mengimbau petani untuk memanfaatkan persawahan dengan menambah tanaman yang tak membutuhkan banyak air, semisal sayur dan palawija. Dalam musim tanam padi, petani juga diimbau untuk cemat membaca cuaca. Misal dengan mengolah lahan saat tanda-tanda musim penghujan muncul. "Jadi saat musim hujan tiba tinggal menyebar bibit," katanya. (Gal)