DIY Editor : Danar Widiyanto Kamis, 08 November 2018 / 18:50 WIB

Hujan - hujan Main ke Sekaten, Duh Romantis..

YOGYA, KRJOGJA.com - Sejak pembukaan pasar malam perayaan sekaten (PMPS) hingga saat ini Kamis (8/11/2018) pasar malam tak henti-hentinya diramaikan oleh para pengunjung dari berabagai kalangan mahasiswa maupun anak muda. Mereka datang untuk sekedar menikmati malam Kota Yogya atau bahkan hanya menyegarkan diri dari penatnya aktivitas kampus, meski cuaca kadang hujan. 

Acara PMPS menjadikan tren buat anak muda maupun mahasiswa dalam dunia hiburan. Harga yang terjangkau dan lokasi mudah ditemui membuat acara ini sangat ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan, mahasiswa anak muda ataupun kerabat, keluarga dan orang tua. Berbagai macam pilihan permainanan seperti  Kora-Kora, Tong Setan, Bianglala, dan Rumah Hantu dan yang lainnya semuanya dibandrol dengan harga yang murah dan terjangkau, mulai dari Rp 8.000 hingga Rp 10.000.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Tak hanya wahana beragam permainan para penggiat makanan kreatif semakin bertambah dengan membuka stand dan ditawarkan kepada pengunjung yang datang. Berbagai kuliner yang unik mulai dari gulali karakter, roti goreng hewan, cumi bakar hingga makanan berat seperti ramesan, bakso, soto, dan mie ayam. Tak heran sekaten selalu dikunjungi sebagai salah satu tempat wisata malam. 

Salah seorang mahasiswi yang mengunjungi sekaten adalah Rani (22). Mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta asal Indramayu ini sengaja berkunjung untuk menikmati indahnya Kota Yogya bersama rekan. “Saya selalu datang ke acara seketenan ini, soalnya disini tempat seru seruan, bareng temen-temen dari pada suntuk di kos. Sekalian kebetulan saudara saya ada yang datang dari Indramayu tak ajak kesini, naik kora-kora,” tuturnya sambil tersenyum riang. 

Mahasiswi yang lain, Ayu (21) asal Lampung menyatakan, mengunjungi sekaten karena diajak sang kekasih untuk menikmati malam. "Saya kesini diajak doi mbak, cuman pengen jalan aja,“ ujar Ayu bersama pasangannya sembil tersipu malu. (Tria Hartina/UMY)