DIY Editor : Danar Widiyanto Kamis, 08 November 2018 / 02:10 WIB

Logistik Pemilu Mulai Tiba, Jumlah Masih Kurang

SLEMAN, KRJOGJA.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mulai menerima logistik untuk Pemilu 2019. Logistik yang diterima berupa kotak suara dari bilik yang semuanya berbahan dari kardus.

Pada Tahap I, KPU menerima 400 kotak suara dan 5.285 bilik suara. Angka ini masih jauh dari kebutuhan KPU untuk Pemilu 2019 nanti. Menyesuaikan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), kebutuhan bilik suara mencapai 13.556 buah. Sedangkan kotak suara 16.945 buah.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Komisioner KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggara Aswino Wardana mengatakan, berdasarkan informasi dari KPU RI, untuk tahap II akan dikirim pekan ini. "Total akan ada delapan tahapan pengiriman logistik Pemilu 2019. Itu khusus yang hasil pengandaan KPU RI. Saat ini baru tahap I dan rencananya tahap II akan dikirim dalam pekan ini," ujarnya, Rabu (7/11/2018).

Hal yang berbeda dengan Pemilu sebelumnya, adalah bahan dasar untuk bilik dan kotak suara. Jika sebelumnya dari aluminium, untuk tahun ini bahan kotak dan bilik suara dari kardus. Untuk itu, KPU Sleman sudah melakukan antisipasi terkait dengan pemeliharaan logistik agar tidak rusak.

Sebelum logistik tiba, KPU Sleman sudah merenovasi gudang penyimpanan. Atap dan eternit dipastikan tidak ada yang bocor. Sedangkan bagian lantai dibuat landasan setinggi sekitar 15 sentimeter. "Kebetulan bahannya dari kardus. Jadi kami buat landasan agar tidak lembab," ujarnya.

Lebih lanjut Aswino menuturkan, sesuai regulasi nantinya semua bilik dan kotak suara akan dirakit di KPU kabupaten sebelum sebelum waktu pemungutan. Hal itu karena ada beberapa alat kelengkapan (alkap) TPS yang harus disimpan di dalam kotak suara dan bersifat rahasia.

"Saat pengiriman ke TPS, kita juga menyertakan beberapa alkap. Ada yang di luar dan didalam kotak suara. Biasanya yang di kotak suara itu bersifat rahasia. Seperti surat suara, sehingga untuk kotak sudah dalam keadaan terakit," jelasnya.(Awh)