DIY Editor : Danar Widiyanto Rabu, 07 November 2018 / 19:10 WIB

DUKUNG KULON PROGO SMART CITY

Bursa Inovasi Desa Mendorong Kreativitas Pembangunan Desa

KULON PROGO, KRJOGJA.com - Penyelenggaraan Bursa Inovasi Desa yang merupakan bagian dari kegiatan Program Inovasi Desa ini menjadi salah satu hal penting untuk dilaksanakan sebagai sarana bagi desa mendapatkan informasi jenis inovasi yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa. Bursa Inovasi Desa bertujuan untuk mendiseminasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) dan Hibah Dana Desa; memperkenalkan inisiatif atau inovasi di Desa, menjaring komitmen Pemerintah Desa, membantu Desa meningkatkan kualitas pembangunan, serta memberi inspirasi dan alternatif pilihan kegiatan bagi pembangunan Desa.

Bupati Kulon Progo dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Kulon Progo pada Pembukaan Bursa Inovasi Desa. Sabtu (3/11 2019) di GOR UNY berharap agar para kades dan BPD yang terlibat aebagai peserta dapat mengamati, meniru dan memodifikasi berbagai jenis kegiatan yang  inovatif yang dipamerkan dalam Bursa Inovasi Desa ini, sehigga pemanfaatan dana desa tidak hanya 'koyo adate' atau seperti biasa, tapi kaya inovasi dan kreativitas sesuai kebutuhan masyarakat. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Bupati menambahkan bahwa Program Inovasi desa harus  mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif karena Program Inovasi Desa merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat. 

Selanjutnya guna mendukung pelaksanaan Kulon Progo Smart City,  Desa perlu memberikan perhatian khusus pada aspek sumber daya manusia, sebagai subjek maupun objeknya. Infrastruktur teknologi informasi dalam skala kecil operasional administrasi desa perlu segera dirintis secara mandiri, sehingga nantinya akan mampu bersinergi dengan pembangunan infrastruktur jaringan internet. Dari aspek kualitas pelayanan, Pemerintah desa dituntut mampu memanfaatkan teknologi untuk melayani masyarat, sehingga dengan slogan "people always on" dapat melayani kapanpun dan di manapun.

Pada momen tersebut juga dilaksanakan  penandatangan BUMDES Bersama oleh Wakil Bupati Kulon Progo, dengan disaksikan,  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kulon Progo, Perwakilan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Perwakilan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat DIY.

Ditemui saat meninjau bazar UKM produk BUMDES Bersama, Wakil Bupati mengapresiasi  kehadiran peserta pada Bursa Inovasi Desa mencapai 95% datang dan mengikuti pembelajaran di kelas bursa, dan tulis komitmen desa, sehingga relatif bisa dipantau untuk masuk di penganggaran APBDes tahun yang akan datang.(Ati)