DIY Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 07 November 2018 / 14:22 WIB

50 Desa dapat Penghargaan, PBB Tembus Rp 19,45 Miliar

WONOSARI, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memberikan penghargaan kepada 50 desa yang lunas membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum jatuh tempo. Bahkan capaian penerimaan pajak PBB tahun ini meningkat dan mampu melebihi target. Target penerimaan pajak sebelum jatuh tempo mencapai Rp 18,9 miliar, sedangkan saat ini sudah menyentuh angka Rp 19,45 miliar. 

"Sudah mencapai 102,8 persen dari target awal. Pemkab mengapresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pemungutan dari kabupaten, kecamatan, desa hingga dusun,” kata Wakil Bupati Gunungkidul Dr Drs H Immawan Wahyudi MH di acara Penyerahan  Penghargaan Desa Lunas PBB Jatuh Tempo 30 September 2018 di Kantor Pemda, Rabu (07/11/2018). Kegiatan dihadiri Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Saptoyo MSi Pemimpin Cabang Bank BPD Wonosari Plati Soulistyanti dan undangan. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Diungkapkan, penghargaan kepada desa ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi. Agar sungguh-sungguh dalam mendukung pelunasan PBB sebelum jatuh tempo. Pemasalahan di lapangan seperti kesulitan penagihan kepada wajib pajak serta kesadaran terhadap pentingnya pelunasan perlu mendapatkan perhatian semua pihak. Sehingga ada jalan keluar dan upaya dari pemerintah desa. “Melalui kerja keras semua pihak  tentunya pelunasan PBB akan lebih optimal dari tahun ke tahun,” imbuhnya.

Immawan menuturkan, keberhasilan desa dalam menyelesaiakn pelunakasn PBB menjadi salah satu indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Kerja keras seluruh unsure pemerintah desa serta dukungan masyarakat yang sudah sadar akan pentingnya PBB bagi keberlangsungan pembangunan pemerintah daerah tentu akan memberikan manfaat ke depannya. “ Harapannya pelunasan PBB tepat waktu ini akan diikuti desa-desa lain di Gunungkidul,” jelasnya. (Ded)