DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 07 November 2018 / 09:29 WIB

Jalan Longsor Berpotensi Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mengingatkan warga yang bermukim di wilayah rawan bencana meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya cuaca ekstrem dan pergantian musim dari kemarau ke penghujan dasarian pertama November ini.

Kewaspadaan perlu ditingkatkan kemungkinan adanya ancaman bencana longsor yang berpotensi terjadi di kawasan permukiman dan jalan raya kategori rawan. Dari pengalaman beberapa tahun terakhir setiap pergantian musim selalu terjadi perubahan cuaca ekstrem yang dampaknya ditandai terjadi peningkatan intensitas curah hujan berpotensi bencana longsor, angin dan banjir, juga gelombang tinggi pantai selatan.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Karena itu kewaspadaan agar ditingkatkan dan selalu tanggap manakala terjadi peningkatan curah hujan. ”Kami meminta masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana waspada dan tanggap terhadap ancaman cuaca ekstrem,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Drs Edy Basuki MSi.

Peringatan kepada masyarakat tersebut terkait informasi yang dilansir dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY yang meminta masyarakat waspada terhadap potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Selain itu juga diminta waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh pada musim pergantian musim saat ini.

Melemahnya aliran massa udara kering dari Australia, adanya konvergensi (pertemuan dan perlambatan kecepatan angin) di wilayah Jawa serta kondisi menghangatnya suhu permukaan laut di Samudera Hindia selatan Jawa dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi mengakibatkan hujan intensitas lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah DIY.

Berdasarkan data beberapa kecamatan rawan longsor meliputi Kecamatan Semin, Ngawen, Nglipar, Patuk, Gedangsari dan Kecamatan Ponjong. Sementara pada ruas jalan nasional rawan longsor di Jalan WonosariYogya terdapat dua titik di ruas jalan Watuondo, Bunder.

Terkait dengan hal itu BPBD berharap pergantian musim dari kemarau ke musim penghujan dapat disikapi warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai antisipasi jika bencana terjadi. Bentuk antisipasi yang harus dilakukan warga di antaranya meningkatkan kewaspadaan terutama jika terjadi hujan deras berpotensi longsor, angin dan banjir, terutama daerah yang selama ini dinyatakan rawan.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Anang Prastawa menambahkan terkait dengan pergantian musim masyarakatnya juga sudah diimbau meningkatkan kewaspadaan. Khusus untuk kecamatan rawan longsor para Kapolsek juga sudah melakukan koordinasi dengan banyak pihak termasuk komunitas peduli bencana. Harapannya jika terjadi perubahan cuaca bisa diantisipasi. (Bmp)