DIY Editor : Danar Widiyanto Minggu, 04 November 2018 / 11:30 WIB

Era Industri 4.0, Sekolah Harus Tanggap Kemajuan Teknologi

YOGYA, KRJOGJA.com -  Menghadapi era industri 4.0 yakni era milenial dan kemajuan digital, sebuah sekolah dituntut untuk terus berkembang dan lebih maju  serta menciptakan lulusan yang berkualitas.

“Di era sekarang ini tentu saja tantangan yang kita hadapi semakin berat. Ditambah dengan derasnya arus globalisasi yang semakin hari semakin tak bisa dibendung lagi membuat sekolah kita harus jatuh bangun untuk dapat menyikapi dan berperan aktif dalam menciptakan lulusan-lulusan yang mampu membanggakan. Tentunya hal ini tidak terlepas dari kerja keras berbagai elemen yang ada di sekolah ini hingga mampu mewujudkan sebuah sekolah yang berkualitas dan berprestasi,” kata Rahmat Jatmiko, SPd Ketua Komite Tetap SMPN 3 Yogyakarta saat ditemui usai pelaksanaan HUT Ke-71 SMPN 3 Yogyakarta,  Minggu (4/11/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Rahmat yang saat ini menjabat sdbagai Kepala SMK Ar Rahmah Srandakan Bantul ini menambahkan momen peringatan HUT merupakan salah satu bentuk refleksi diri atas apa yang telah terjadi di sekolah.

Selain itu dapat juga sebagai salah satu bentuk instropseksi diri, untuk mewujudkan visi dan misi sekolah kita agar mampu menjadi salah satu sekolah yang diperhitungkan dalam dunia pendidikan yang semakin hari semakin memiliki tantangan yang berat” kata Rahmat yang kini menjabat sebagai Kepala Sekolah SMK Ar Rahmah Srandakan Bantul ini.

Untuk itu dirinya berharap kepada  kepada seluruh civitas akademika, untuk turut menyumbangkan materi, tenaga serta pikirannya demi mengembangkan dan membesarkan sekolah.

Dalam pelaksanaan HUT SMPN 3 Yogyakarta menggelar perayaan Ulang Tahun dengan doa dan pemotongan tumpeng serta pelepasan burung emprit  di sekolah yang berlokasi di Jalan Pajeksan Nomor 18 Yogyakarta, Kamis (1/11/2018) sore. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh 
Kepala SMPN 3 Yogyakarta, Binarsih. Dalam kesempatan tersebut Binarsih mengatakan  berbagai kegiatan yang telah dilakukan dalam peringatan HUT di antaranta jalan sehat sambil bersih lingkungan (pungut sampah) seputar pajeksan-malioboro, bagi-bagi sembako untuk tukang parkir, tukang becak, tukang andong, dan warga sekitar. Serta lomba-lomba tradisional di antaranya gobag sodor dan balon estafet.

“Saya berharap peringatan HUT ini  menjadi moment menjadi lebih baik. Di jaman now, atau generasi 4.0, atau era digital ini  anak-anak  harus memiliki kecerdasan religius, kecerdasan emosi, dan kecerdasan intelektual, serta kecerdasan dalam bertindak, sehingga tidak menjadi korban kemajuan teknologi, namun justru harus mampu  memberdayakan teknologi untuk kebaikan dan kemaslatan,” katanya. (Aje)