Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 02 November 2018 / 14:36 WIB

Pantat Alami Pembusukan, Endang Lumpuh

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Endang Susilowati (42) warga RT 02 RW 01 Desa/Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo lumpuh dua bulan terakhir. Ia hanya berbaring setelah mengalami pembusukan pada bagian pantat hingga pangkal paha.

Keluarga belum membawa Endang ke dokter karena keterbatasan biaya. "Hanya berobat sebisanya saja, saya buat ramuan-ramuan. Mau ke rumah sakit, tidak ada biaya, keluarga kami kerepotan," tutur suami Endang, Supriyatna (48) kepada KRJOGJA.com, Jumat (02/11/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Supriyatna mengaku bingung dengan penyakit yang diderita istrinya. Pasalnya, luka yang terus bertambah lebar itu muncul begitu saja tanpa diketahui penyebabnya.

Sebelum lumpuh, katanya, Endang didiagnosa menderita kanker payudara dan menjalani operasi sekitar dua bulan lalu di RSUD Purworejo. Setelah berhasil, dokter membolehkan Endang pulang, namun ibu rumah tangga itu mengeluh tidak bisa buang air.

"Saya bawa lagi ke rumah sakit dan dipasang kateter. Ketika itu saya juga sampaikan kepada dokter tentang munculnya koreng seperti bisul kecil di pantat, pihak rumah sakit bilangnya kemungkinan iritasi saja," terangnya.

Namun selama di rumah, koreng itu terus melebar dan mengeluarkan nanah. "Sekarang ukurannya sudah sejengkal, bahkan lukanya dalam sampai tulang," katanya.

Supriyatna terpaksa keluar dari pekerjaannya sebagai supir truk demi merawat istrinya. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Supriyatna mengandalkan kiriman uang dari anak sulungnya yang bekerja sebagai buruh bengkel di Klaten. Sementara anak bungsunya masih sekolah.

Namun kiriman seadanya itu habis untuk makan setiap hari dan tidak cukup untuk membiayai pengobatan Endang. Mereka memiliki BPJS Kesehatan mandiri, namun Supriyatna tidak mampu membayar setelah menganggur.

"Ingin mengusahakan pengobatan maksimal untuk istri, tapi tidak mampu. Saya sekarang pasrah saja," tandasnya. (Jas)