Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Kamis, 01 November 2018 / 01:30 WIB

Kasus Bapak Hamili Anak Kandung Jangan Ditutupi!

BANTUL, KRJOGJA.com - Kasus dugaan orangtua menghamili anak kandungnya di Desa Segoroyoso Pleret Bantul benar benar membuat geram. Akibat tindakan bejat orangtuanya itu, korban Fa (21) sekarang ditengarai mengandung 6 bulan. Sedang masyarakat minta agar kasus tersebut diproses secara hukum untuk membuat efek jera. Jangan justru ditutup tutupi aib yang sudah terlanjur jadi konsumsi publik itu.

Berdasarkan data dilapangan terungkap, peristiwa memilukan itu menimpa Fa baru diketahui awal bulan ini. Waktu itu warga curiga melihat kondisi fisik Fa yang semakin gemuk.  Kemudian dilakukan pengecekan ke bidan untuk memastikan penyebab perut bocah tersebut besar. "Setelah diperiksa bidan diperkirakan sudah hamil 6 bulan," ujar sumber KR yang enggan disebut jatidirinya, Rabu (31/10/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Setelah peristiwa itu Fa juga dibawa ke RS Nurhidayah oleh orangtuanya berinisial Tk untuk diperiksa. Dalam pemeriksaan itu didapatkan informasi jika anak tersebut positif hamil. Setelah aib tersebut jadi ‘bocor’ ke telinga masyarakat luas mendadak Fa dan kakaknya yang juga perempuan dibawa ke kerabatnya di Gunungkidul. Sejak saat itu hingga sekarang korban sudah tidak berada di rumah lagi. 

"Informasinya anak itu diungsikan di yayasan, tetapi kami juga tidak tempatnya dimana," ujarnya. 

Sedang dari video yang beredar dimasyarakat, korban Fa mengakui jika lelaki yang sudah berbuat tidak senonoh itu bapaknya sendiri. Dari data yang didapat dilapangan, sebenarnya kasus tersebut sudah diketahui oleh dukuh, pemerintah desa serta pemerintah Bantul. Namun selama ini kasus asusila itu berusaha disembunyikan. Sementara Kapolsek Pleret AKP Sumanto SH mengatakan, sejauh ini belum ada laporan masuk terkait dengan kasus itu.(Roy)