DIY Editor : Agus Sigit Minggu, 28 Oktober 2018 / 02:11 WIB

Jogjabike, Cara Baru Nikmati Wisata Bersepeda di Jogja

YOGYA, KRJOGJA.com - Setelah cukup putus asa dengan masa depan sepeda, Kota Yogyakarta akhirnya membuat gebrakan dengan melaunching bike sharing menggunakan aplikasi telpon pintar. Aplikasi sharing sepeda yang diberinama Jogjabike ini secara resmi diluncurkan Sabtu (27/10/2018) dengan lokasi awal di kawasan Malioboro.

 

Salah satu penggagas Jogjabike Muhammad Aditya mengungkap ide awal menghadirkan Jogjabike bermula dari keinginan memberikan fasilitas wisatawan menikmati Kota Yogyakarta. Terlebih, menurut dia sistem bike sharing yang menggunakan aplikasi smartphone belum ada di Yogyakarta.

“Ini murni semuanya produk lokal Indonesia. Dari mulai sepedanya, perangkat smartlock, sampai aplikasi semuanya lokal. Beberapa kota sudah menerapkan bike sharing dengan metode berbeda, mengapa Yogya tidak bisa,” ungkapnya usai launching di Loco Cafe Sabtu (27/10/2018) petang.

Komisaris Jogjabike Triyanto menambahkan, secara kualitas baik aplikasi maupun sepeda tidak Jogjabike tidak kalah dengan barang impor yang banyak di kota lain. Bahkan, Jogjabike ini lebih unggul dibandingkan aplikasi di China maupun Singapura karena sepeda menggunakan sistem shelter sehingga tidak asal taruh saja.

“Setiap pemakai, start dan finish harus berada di ShelterPit yang telah disediakan. Saat ini untuk sementara baru empat shelter yang dioperasikan dengan unit 20. Nanti kedepan secara berkala akan ada 100 hingga nantinya 1000 sepeda yang tersebar di berbagai fasilitas publik dan destinasi wisata Kota Yogyakarta,” tandasnya.

Jogjabike sendiri bisa diakses menggunakan aplikasi yang ada di telpon pintar Android. Saat ini hingga dua bulan kedepan, siapa saja yang mendownload mendapatkan saldo Rp 50 ribu yang bisa digunakan untuk lima jam menggunakan sepeda di Jogjabike. “Waktu beroperasi mulai jam 08.00 hingga 21.00 WIB, per jamnya saat ini ditarif Rp 10 ribu. Nanti ketika saldo di aplikasi habis bisa melakukan top up menggunakan metode yang telah disediakan,” sambungnya.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang sempat merasakan sensasi bersepeda dari Dinas Pariwisata hingga Jalan Pasar Kembang pun turut menyampaikan mengapresiasi kehadiran Jogjabike. Hal tersebut menurut dia semakin memperkuat Yogyakarta sebagai smart city sekaligus mendukung perkembangan pariwisata.

"Semoga dengan adanya bike sharing ini semakin menambah opsi dan menarik wisatawan ke Kota Yogya. Produk lokal yang digunakan juga tidak kalah dengan luar negeri. Ini bukti kita punya sumber daya yang mumpuni untuk maju,” harapnya.

Haryadi juga berpesan agar nantinya masyarakat maupun wisatawan bisa menggunakan Jogjabike dengan penuh rasa tanggung jawab dan memiliki. 20 sepeda yang dioperasikan tahap awal ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Yogyakarta, pengembang aplikasi dan Pertamina Foundation. Cukup banyak pihak yang ingin berkontribusi dalam pengembangan kedepan Jogjabike tersebut. (Fxh)