Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 22 Oktober 2018 / 10:10 WIB

Perahu Dihantam Ombak, Seorang Nelayan Asal Srandil Tewas

CILACAP, KRJOGJA.com - Sebuah perahu nelayan jenis jukung fibreglass 'Jokuno Jaya' terbalik dan tenggelam akibat dihantam badai di  di perairan selatan pantai Srandil, Adipala, Cilacap.

Seorang nelayan, ditemukan tewas dan dua nelayan lainnya berhasil menyelamatkan diri, dengan berenang ke tepi pantai, setelah perahu jenis jukung fibreglass 'Jokuno Jaya' yang ditumpanginya tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di perairan laut Pantai Srandil, Cilacap.  

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Korban tewas bernama Timan (53)  warga Desa Gombolharjo, Adipala,  Cilacap. Jenazahnya ditemukan, Senin tadi  pagi di Pantai Bunton, tidak jauh dari lokasi tenggelamnya perahu tersebut," ujar Koordinator Pos Basarnas Cilacap, Mul Wahyono, Senin (22/10/2018).

Sedang dua korban selamat terdiri Warjim (60) warga Jl Mawar, Sidakaya, Cilacap (Nakhoda perahu), pemilik perahu, dan Suwandi (53) warga Jeruklegi RT 02/02 Cilacap. 

"Jadi pada Sabtu pagi, ketiga korban berangkat melaut dengan menggunakan perahu jukung 'Jokuno Jaya'. Saat tengah menebar jaring di perairan selatan Srandil, atau sekitar 15 km dari Kota Cilacap, tidak diduga  lambung kiri terhantam gelombang tinggi dan mengakibatkan perahu terisi air laut. Beberapa saat kemudian perahu itu  tenggelam dan menyebabkan 2 awak perahu berhasil selamat serta  satu nelayan dinyatakan hilang. Jenazah korban tewas telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan, dengan lebih dulu divisum di RSUD Cilacap," tambahnya.(Otu)