DIY Editor : Danar Widiyanto Minggu, 21 Oktober 2018 / 10:30 WIB

Nikmatnya Udara Sejuk di Puncak Kebun Teh Nglinggo

SALAH SATU wisata Yogyakarta barat yang sedang banyak diminati saat ini adalah wisata alam puncak kebun teh. Wisata ini terletak di Dusun Nglinggo, Desa Nglinggo Barat, Pagerharjo, Samigaluh, Kulonprogo. 

Sesuai dengan nama desanya, wisata ini masuk kedalam Desa Wisata Nglinggo yang terletak di puncak perbukitan menoreh Kulonprogo. Pengunjung yang datang di wisata kebun teh ini dapat menikmati keindahan alam perbukitan menoreh serta dapat melihat petani teh memetik daun teh saat musim panen tiba. Di area kebun teh ini sudah disediakan tempat bersantai jika ingin menikmati alam bersama keluarga serta teman. Untuk hari - hari libur tempat wisata kebun teh ini sangat ramai pengunjung, khususnya mereka anak - anak muda. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Wisata kebun teh ini cocok untuk mengurangi kepenatan anda akan pekerjaan di kota. Buat pengunjung yang menginginkan tantangan dan haus akan tantangan, pengunjung dapat pergi ke pucak tertinggi di kebun teh ini. Dari sini kita dapat melihat pemandangan di sekitar kebun teh. Untuk jalan ke atas bukit lumayan menguras tenaga meski demikian jika kita sudah mencapai puncak, kelelahan akan terbayar dengan keindahan alam. 

"Sebelum kebun teh ramai seperti sekarang, Desa Nglinggo memang sudah ada desa wisata, hanya saja pengunjungnya kebanyakan wisatawan dari mancanegara. Jadi warga Nglinggo memang sudah mempersiapkan diri sejak lama untuk melayani wisatawan,“ ucap Wargio salah seorang petani teh disana.

Jika menghendaki untuk menginap untuk berburu sunrise atau menikmati pagi hari di perkebunan teh, disana sudah tersedia homestay yang lengkap dengan tempat tidur, toilet serta perlengkapan lainnya. Pemilik homestay pun akan mempersiapkan makanan tradisional khas daerah samigaluh.

Diseputar kebun teh nglinggo juga sudah tersedia warung-warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman ringan. Area parkir juga sudah disediakan sedemikia rupa sehingga dijamin mampu menampung kendaraan para wisatawan. Hanya saja masih agak disayangkan jalan aspal dari Pasar Plono menuju wilayah kebun teh masih sempit dan beberapa berlubang. Diperlukan kewapadaan jika melewati jalan tersebut, apalagi ketika berpapasan dengan kendaraan roda empat.(Alfian Hafiz)