Jateng Editor : Agus Sigit Selasa, 16 Oktober 2018 / 18:44 WIB

RAMPOK HINGGA KORBAN TEWAS

Pembacok Penambak Udang Diringkus

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Satuan Reskrim Polres Purworejo menangkap Tul (29) warga Desa Tanjunganom Kecamatan Grabag. Pemuda itu ditetapkan sebagai tersangka pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan Sudirman (56) penambak udang warga Desa Patutrejo Grabag, tewas akibat luka di kepala.

Aksi perampokan tersebut terjadi pada Jumat (28/9) pukul 08.00. Tersangka mengetahui korban adalah pengusaha dan memperkirakan Sudirman membawa uang dalam jumlah banyak. Tersangka Tul membuntuti korban hingga area tambak udang di Desa Ketawangrejo Grabag.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Melihat korban baru masuk ke dalam mobil Suzuki Sidekick AA 7631 WE, tersangka mengendap-endap dan membacok Sudirman dari belakang. "Korban belum sempat menutup pintu, pelaku mengayunkan golok sebanyak lima kali ke arah kepala," ucap Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya SIK, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Selasa (16/10).

Melihat sasarannya tidak berdaya, pelaku mendorong tubuh korban ke tempat duduk sebelah kiri supir. Pelaku mengambil tas berisi uang Rp 30 juta dan satu ponsel android. Tul melarikan diri dengan sepeda motor miliknya. Sejumlah pekerja dan pemilik tambak menemukan korban dalam kondisi luka parah. Keluarga membawa Sudirman ke RS Siaga Medika Banyumas, namun tewas dalam perawatan tim dokter.

Polisi menyelidiki kasus tersebut dan menemukan indikasi keterlibatan pelaku. Saat dicek rumahnya, pelaku melarikan diri dan terdeteksi bersembunyi di Kongbeng Kalimantan Timur. Polisi mengamankan uang sisa kejahatan Rp 15 juta, golok, sepeda motor tersangka dan mobil korban. "Kami buru dan berhasil menangkap pelaku. Kami sangka Tul dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 15 tahun penjara," tuturnya.

Sementara itu, tersangka mengaku nekat merampok karena terlilit utang Rp 7 juta. Sebagian uang hasil rampokan digunakan untuk membayar
utang. "Saya tidak kerja, jadi utang sana sini untuk mencukupi kebutuhan," katanya. (Jas)