Olahraga Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 13 Oktober 2018 / 18:10 WIB

PS Tira Tak Jadi Menang WO, Pelatih Curahkan Perasaan

YOGYA, KRJOGJA.com - PS Tira tiba kembali di Yogyakarta Sabtu (13/10/2018) setelah gagal bermain melawan PSMS di Stadion Teladan Medan yang seharusnya digelar Jumat (12/10/2018) malam. PT Liga Indonesia Baru akhirnya memutuskan laga tunda Rabu (14/11/2018) untuk pertandingan yang sebenarnya gagal dilaksanakan tuan rumah karena tidak ada ijin keamanan.

Pelatih PS Tira, Nil Maizar pun mengungkapkan kekecewaan atas keputusan operator liga tersebut. Ia merasa jika timnya sangat dirugikan atas pertandingan yang mengalami perubahan jadwal lantaran tak mendapat izin dari pihak kepolisian karena bersamaan dengan acara penutupan MTQ Nasional tersebut.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Secara umum jelas tim kami rugi. Tapi sekarang kita fokus untuk hadapi PSIS Semarang dipekan ke-26. Kami kembali ke Yogyakarta dan harus mempersiapkan pertandingan kedepan,” ungkapnya pada wartawan.

Perubahan jadwal yang sangat mendadak di mana timnya telah tiba di Medan dan siap melaksanakan pertandingan menurut Nil begitu berpengaruh pada fisik dan mental para pemainnya. Sebelumnya, pelatih yang juga tengah menempuh kursus Pro AFC ini menyatakan persetujuan perubahan jadwal.

“Mengacu pada aturan liga saja seharusnya, digelar di tempat netral dan seluruh biaya pertandingan ditanggung tuan rumah. Kami tidak menyalahkan siapa-siapa tapi seharusnya tidak boleh terjadi seperti ini karena sangat merugikan,” tandasnya.

PS Tira sendiri kini harus mempersiapkan diri kembali untuk menghadapi laga penting melawan PSIS 17 Oktober 2018 mendatang. Poin tiga tampaknya wajib didapatkan skuad Young Warriors di sepanjang sisa musim untuk mengamankan posisi bertahan di Liga 1 musim depan. (Fxh)