DIY Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 12 Oktober 2018 / 19:20 WIB

'Bimasakti' Peringkat Ketiga di Jepang

YOGYA, KRJOGJA.com - Bimasakti Racing Team UGM berhasil menduduki peringkat ketiga Business Presentation dalam kompetisi mobil formula mahasiswa dunia bertajuk 'The 16th Student Formula Japan Competition' yang diberikan oleh Society of Automotive Engineer yang digelar lima hari pada tanggal 4 – 8 September 2018 di Ecopa Arena, Shizuoka, Jepang. 

Bimasakti juga berhasil meraih JAMA (Japan Automobile Manufacturers Association) Chairman Award. Penghargaan tersebut diberikan kepada tim yang mampu menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisi tanpa dikenai pinalti oleh panitia. Di samping dua penghargaan tersebut. Termasuk berhasil lolos 10 mobil tercepat pada Skidpad Event dan mobil dengan Endurance Event laptime terbaik dari Asia Tenggara.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

"Generasi ke 7 ini adalah generasi yang berhasil membawa pulang award itu ke Indonesia untuk membanggakan UGM dan Indonesia”, ungkap Ketua Tim Bimasakti UGM 2018 Fajar Fitrahadi Danda. 

Menurut Fajar dengan dua award ini, Tim Bimasakti keluar sebagai tim yang meraih award terbanyak dari tim yang ada di Indonesia yang ikut dalam kompetisi yang sama. 

Dosen Pembimbing Bimasakti Fauzun menjelaskan pencapaian prestasi Tim Bimasakti tahun ini cukup fantastik karena baru pertama kali ini tim Indonesia bisa membawa pulang dua award yang cukup bergengsi. "Pencapaian ini tak terlepas dari rangkaian panjang yang sudah dilakukan sejak tahun lalu, jadi lahirnya mobil yang bisa meraih dua award tersebut berkat usaha keras anggota Bimasakti dari angkatan 2011 hingga 2018 kemarin”, lanjutnya.

Menurut Fauzun, mobil yang diikutsertakan dalam lomba benar – benar mobil rancangan dari Tim Bimasakti yang anggotanya adalah mahasiswa. Melalui tahapan riset, optimasi frame, optimasi engine, dll kemudian lahirlah mobil generasi ke 7 yang berhasil meraih penghargaan bergengsi untuk pertamakalinya dan mewakili Indonesia di kancah Internasional. (Rizky Aditya)