Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 12 Oktober 2018 / 19:40 WIB

Jelang Musim Hujan, Drainase Dinormalisasi

KEBUMEN KRJOGJA.com - Menjelang datangnya musim penghujan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menormalisasi drainase atau saluran pelimpah air di sejumlah  kawasan rawan banjir di Kebumen.

"Selain dikeruk endapan lumpurnya sedalam 0,5 meter hingga 1 meter, normalisasi juga dilakukan dengan menambahkan ketinggian tanggul di sisi kiri dan kanan drainase," ujar Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Supangat SSos, di ruang kerjanya, Jum'at (12/10/2018).

Menurut Supangat upaya normalisasi saluran air di kawasan rawan banjir merupakan 
salah satu cara untuk mengantisipasi banjir selama musim penghujan. Dipilihnya
drainase sebagai kegiatan normalisasi adalah sesuai dengan kewenangan Pemkab 
Kebumen dengan pembiayaan berasal dari pos pemeliharaan bangunan air APBD Kebumen
2018.

"Mengingat kami tak berwenang menangani normalisasi sungai, maka yang kami  lakukan adalah normalisasi drainase yang kondisinya sudah dangkal dan menyempit. Khususnya, pada kawasan rawan banjir," ujar Supangat.

Sejumlah drainase yang dinormalisasi sejak September 2018 lalu adalah drainase di Desa Mangunranan Kecamatan Mirit, Desa/Kecamatan Buluspesantren  dan Sidobunder Kecamatan Puring Kebumen. Dipilihnya lokasi-lokasi tersebut karena seringkaliterkena banjir dalam musim penghujan setiap tahunnya. (Dwi)