DIY Editor : Danar Widiyanto Jumat, 12 Oktober 2018 / 10:10 WIB

KARYA LIA MUSTAFA DI JIBB

Batik Jogja dan Topeng Cirebon Berpadu dalam 'Hidden of Mask'

DALAM gelaran Jogja International Batik Binalle (JIBB) yang berlangsung Sabtu (6/10/2018) Lia Mustafa memadukan dua kebudayaan yakni syiar Jogja dan tari topeng Cirebon dalam tajuk 'Hidden of Mask'. Menurut Lia, kekerabatan Kasultanan Cirebon dan Mataram sangat kental. Batik, awalnya dibuat dan digunakan hanya untuk kalangan ndalem keraton.

Keyakinan akan adanya kekuatan spiritual maupun makna filsafat yang terkandung dalam motif kain batik menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi adanya batik larangan di Yogyakarta.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Motif pada batik dipercaya mampu menciptakan suasana yang religius serta memancarkan aura magis sesuai dengan makna yang dikandungnya. Oleh karena itu beberapa motif, terutama yang memiliki nilai falsafah tinggi, seperti Parang Rusak dan Parang Barong dinyatakan sebagai batik larangan.

Dalam pagelaran ini, Lia menggunakan material silk dan knitting dengan motif parang (pengembangan), lurik, dan liris tauhid. Motif liris V terdiri dari nitik dan coret dipadan dengan mega mendung. Motif lurik (Jogja) berpadu dengan motif mega mendung. Motif topeng berpadu dengan motif mega mendung.

Sebanyak delapan evening modest looks bertema Exhuberent dan Svarga didominasi warna hitam dan merah ditampilkan. Motif tradisi dalam pengembangan, motif dan inspirasi ini juga tertuang masuk di beberapa desain rajut dalam gelaran Muslim Fashion Festival dan Fashion District 2018.

Kreativitas para desainer di JIBB berhasil membawa batik untuk dimiliki banyak orang. Mulai dari batik tulis yang tak lekang oleh zaman hingga perbaruan motif atau corak dua budaya berbeda. Batik saat ini tak hanya identik dengan gaya lawas tetapi telah menjelma menjadi fashion item yang dimiliki banyak orang. Batik tak hanya dikenakan oleh orang tua, saat ini anak milenial dan sosialita juga mengikuti tren batik kekinian.(*)