Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 12 Oktober 2018 / 04:47 WIB

Ponsel Jatuh di Kabin, Pesawat Nyaris Terbakar

AMERIKA, KRJOGJA.com - Seorang penumpang kelas bisnis Qantar Airways tak sengaja menjatuhkan ponselnya di antara sela kursi penumpang pada Rabu (26/09/2018) lalu. Ketika sedang mencoba meraihnya, telepon malah tertekan dan hancur hingga mengeluarkan percikan api dan bau hangus.

Saat itu, perjalanan masih berjarak dua jam dari pendaratan di Melbourne, Australia. Awak kabin sempat mempertimbangkan untuk melakukan pendaratan darurat di Sydney, namun api akhirnya bisa dipadamkan dengan alat pemadam kebakaran.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Meskipun pesawat sampai tujuan dengan aman, namun insiden tersebut menyadarkan banyak pihak akan masalah keamanan yang sempat luput dari waspada. Menurut Federal Aviation Administrastion (FAA), ada 46 pembakaran baterai ion litium pada penerbangan di seluruh dunia pada tahun 2017.

Hal tersebut dikarenakan komponen baterai ion litium pada telepon genggam yang dapat cepat panas dan menimbulkan api ketika rusak. Kini di setiap pengumuman keamanan, maskapai penerbangan menganjurkan penumpang untuk memberitahu awak kabin jika kehilangan ponsel di sela-sela kursi.

Penumpang juga tidak diperbolehkan menyimpan baterai ion litium cadangan di dalam bagasi pesawat. Baterai hanya boleh dibawa dalam bawaan kabin. (*)