Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 12 Oktober 2018 / 02:15 WIB

Relawan Asal China Ditolak Masuk Palu

JAKARTA, KRJOGJA.com - Relawan dari China ditolak masuk ke Palu, Sulawesi Tengah karena diduga membawa dokumen palsu. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada delapan relawan berkewarganegaraan China yang ditolak masuk Palu, Sulawesi Tengah. Mereka mengatasnamakan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berbasis di China.

"Mereka mengaku mendapat undangan tertulis dari Bupati Sigi [untuk menjadi relawan]. Namun disinyalir surat tersebut palsu," kata Sutopo.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Menurut Sutopo, petugas di Makassar telah memperingatkan delapan relawan itu agar tidak berangkat ke Palu. Namun, tiga orang tetap berangkat ke Palu menggunakan jalur darat.

"Tim Kemenlu berkoordinasi dengan BAIS, Imigrasi, dan BNPB untuk meminta kontak Bupati Sigi sebagai pengundang dan memberikan batasan tinggal sampai tanggal 8 Oktober," katanya.

Selain WN Tiongkok, sebanyak 14 WNA dengan rincian lima orang dari Nepal, delapan dari Meksiko, dan satu orang dari Australia juga ditolak masuk ke Kota Palu. Kata Sutopo, alasan mereka ditolak beragam, mulai dari tak memiliki mitra lokal yang berbentuk organisasi, tidak memiliki barang bantuan yang ditentukan pemerintah Indonesia hingga tidak pernah mengajukan permohonan tertulis ke Kemenlu atau Kedubes masing-masing. (*)