Peristiwa Editor : Ivan Aditya Kamis, 11 Oktober 2018 / 22:39 WIB

Farhat Abbas Minta Polisi Usut Selain Ratna Sarumpaet

JAKARTA, KRJOGJA.com - Pengacara Farhat Abbas ingin polisi tak berhenti dengan penetapan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka kasus dugaan berita bohong atau hoaks soal penganiayaan. Menurut dia orang-orang yang telah menyebarkan informasi pengeroyokan Ratna juga patut diproses hukum.

Farhat yang tergabung dalam Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok) menyambangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan kelanjutan laporan yang telah dilakukannya. Diketahui dia melaporkan 17 orang ke Bareskrim Mabes Polri.

Berdasarkan informasi dari penyidik, laporan yang dibuatnya itu akan difokuskan menjadi satu berkas di Polda Metro Jaya. "Saya minta agar segera pihak kepolisian bisa memperlakukan sama orang-orang yang menyebarkan hoaks ya yang memprovokasi untuk kampanye hitam ini agar pembohong juga," ujarnya.

Meski demikian Farhat mengaku kedatangannya bukan karena panggilan dari polisi melainkan inisiatifnya sendiri. Selain ingin menanyakan perkembangan kasusnya, dia juga ingin mengetahui apakah barang bukti yang pernah diserahkannya masih ada kekurangan atau tidak.

Menurut dia, ke-17 orang yang dilaporkannya itu perlu diproses hukum. Hal tersebut karena menyangkut penyebaran hoaks yang sempat ramai dibicarakan beberapa waktu lalu. (*)