Peristiwa Editor : Ivan Aditya Kamis, 11 Oktober 2018 / 21:46 WIB

Tanggap Darurat Gempa Palu Diperpanjang Hingga 26 Oktober

JAKARTA, KRJOGJA.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)) mengumumkan Gubernur Sulawesi Tengah memutuskan masa tanggap darurat gempa dan tsunami Palu akan diperpanjang hingga 14 hari ke depan, dari tanggal 13 Oktober hingga 26 Oktober 2019.

"Dengan pertimbangan masih banyak masalah yang harus diselesaikan di lapangan maka penanganan tanggap daruat diperpanjang 14 hari ke depan hingga 13 sd 26 oktober 2018," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (11/10/2018).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Sedangkan pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban hanya akan diperpanjang hingga Jumat (12/10/2018). BNPB mengimbau warga agar tidak mencari korban lagi karena kondisi jenazah yang sudah tidak baik.

Basarnas akan menyerahkan pencarian ke wilayah Basarnas Palu. Personel Basarnas masih akan melakukan asistensi jika mendapatkan laporan penemuan korban. Jika ditemukan, maka meraka akan melakukan evakuasi.

Dalam masa perpanjangan tanggap darurat akan dilakukan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, perbaikan saran dan prasarana, pembersihan puing bangunan dan lainnya. Hingga Kamis (11/10/2018) pukul 13.00 Wita, jumlah korban meninggal mencapai 2.073 orang. (*)