Jateng Editor : Danar Widiyanto Kamis, 11 Oktober 2018 / 17:10 WIB

Cegah Peredaran Narkoba, Napi Rutan Boyolali Dirazia

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Puluhan personel dari Direktorat Polda Jateng dan Polres Boyolali melakukan razia di Rumah Tahanan (rutan) Boyolali, Kamis (11/10/2018). Razia dilakukan untuk mencegah atau peredaran atau penyalahgunaan narkoba yang disinyalir terjadi diantara para tahanan.  

"Tak menutup kemungkinan jika ada pereraran narkoba (di lapas atau rutan). Jadi kegiatan ini dilakukan untuk menekan dan evaluasi ada peredaran atau tidak," kata Kasubdit Satu Polda Jateng, AKBP Edy Santoso, yang memimpin razia tersebut. 

Tak hanya di Boyolali, sambungnya, dalam waktu bersamaan razia juga dilakukan di Rutan Sragen. Kegiatan serupa juga akan terus dilakukan secara menyeluruh di seluruh rutan serta lapas di Jawa Tengah untuk mencegah adanya peredaran narkoba. "Sampai akhir tahun ini razia akan terus kita lakukan," jelasnya.

Dalam razia tersebut, dari 134 penghuni rutan Boyolali, dilakukan penggeledahan di dua blok sel yang dihuni 32 napi kasus narkoba, namun hasilnya nihil. Begitupun dari hasil tes urin belasan napi yang paling dicurigai, seluruh hasilnya negatif. Namun ada satu napi yang hasil tes urinnya mengandung zat kimiawi tertentu, namun bukan jenis narkoba. "Mungkin mengkonsumsi obat yang diberikan oleh pihak rutan," jelasnya.

Kasat Narkoba Polres Boyolali, AKP Arifin Suryani menekankan, kegiatan ini sangat penting dalam upaya mencegah peredaran dan penyelahgunaan narkoba di dalam rutan. Jika perlu, razia dan tes urin mesti dilakukan secara rutin untuk memastikan tak ada narkoba di dalam rutan. "Peredaran narkoba di dalam rutan memang perlu diwaspadai," tandasnya. (Gal)