Jateng Editor : Danar Widiyanto Kamis, 11 Oktober 2018 / 16:11 WIB

SEBUAH TRUK HANCUR

Seorang Pekerja Tewas di Proyek Jalan Lingkar Kebumen

KEBUMEN, KRJOGJA.com - Setelah sempat menimbulkan kecelakaan kerja berupa tewasnya seorang pekerja dan hancurnya truk mollen yang dikemudikannya, proyek-proyek pembangunan jalan bertingkat kesulitan tinggi di kawasan pegunungan Kebumen akhirnya kini mendekati penyelesaian.

"Setelah kecelakaan kerja tersebut, proyek sempat terhenti seminggu lebih. Namun kini pengerjaannya sudah mendekati penyelesaian dan jenis-jenis pekerjaan yang sulit sudah berhasil kami atasi," ujar Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Hanna Widyawati MT, di ruang kerjanya, Kamis (11/10/2018).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Adapun proyek-proyek pembangunan jalan yang oleh DPUPR dinilai memiliki tingkat kesulitan tinggi tersebut adalah 5 proyek pembuatan jalan lingkar utara (jalingkut) dan 2 proyek pembangunan jalan lainnya. Semuanya berada di kawasan pegunungan Kecamatan Alian, Karangsambung, Sadang dan Karanggayam.

"Dengan medan yang banyak tanjakan, tikungan tajam dan jurang-jurang yang curam, 7 proyek tersebut tingkat kesulitannya tinggi. Namun kami sangat terbantu dengan cuaca musim kemarau yang belum turun hujan," ujar Hanna.

Tentang kecelakaan kerja yang terjadi di tengah pelaksanaan proyek adalah berupa tergulingnya truk mollen ke dalam jurang di samping tebing setelah truk menghindari dua sepeda motor dari arah depan. Selain truk hancur, pengemudinya tewas. Adapun lokasi kecelakaan tersebut berada di Desa Giritirto Kecamatan Karanggayam Kebumen.

Adapun 7 proyek pembangunan jalan senilai Rp 55 miliar, sepanjang 61,435 kilometer dan 95 persennya berkonstruksi beton tersebut adalah pembangunan ruas jalan Wadasmalang - Slepi, Kenteng - Ketileng, Wonotirto - Gunungsari, Krakal - Sadang Kulon, Pagebangan - Somagede, Kebakalan - Giritirto dan Kebakalan - Sadang Wetan.(Dwi)