DIY Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 11 Oktober 2018 / 10:24 WIB

2019, Seluruh Belanja Harus Nontunai

YOGYA, KRJOGJA.com - Ditargetkan pada tahun 2019 seluruh belanja daerah di Kota Yogya sudah menerapkan transaksi nontunai. Sejak diberlakukan 1 September 2017 lalu, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Yogya masih meminta dispensasi lantaran belum sepenuhnya siap.

"Memang ada beberapa persoalan yang menjadikan transaksi keuangan di Pemkot belum 100 persen nontunai, tapi kami sudah sosialisasikan ke seluruh OPD jika pertahun 2019 semua belanja harus dilakukan nontunai,” tandas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogya Kadri Renggono, di sela evaluasi penerapan transaksi nontunai, Rabu (10/10).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Salah satu persoalan utama tersebut ialah masyarakat yang masih belum terbiasa dengan transaksi nontunai. Namun demikian, pihaknya juga meminta Bank Indonesia agar ikut mensosialisasikan hingga masyarakat level bawah. Sementara sejumlah OPD yang mengajukan dispensasi di antaranya Sat Pol PP untuk pembayaran kegiatan honorarium petugas operasi lapangan serta Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk honor panitia pameran yang digelar di luar kota.

Kadri menekankan, internal penyedia fasilitas transaksi nontunai juga tak luput dari permasalahan. Terutama ketika proses pembayaran yang memakan waktu lama sehingga bisa mempengaruhi tingkat
kepercayaan masyarakat. "Sebagai contoh transaksi dengan pelaku UMKM. Jika pembayarannya melalui non tunai tidak segera tuntas, bisa berpengaruh pada usaha yang bersangkutan. Makanya pelaporan harus cepat, dan akan kami upayakan nota pesanan bisa digunakan sebagai bukti pembayaran,” paparnya.

Karena itu, Dia meminta proses administrasi yang dilakukan oleh OPD pengampu kegiatan didukung oleh SDM andal. Sehingga begitu setiap kegiatan selesai, hari itu juga pembayaran dengan pihak ketiga sudah bisa dituntaskan tanpa harus menunggu hingga berhari-hari. (Dhi)